BePe Gantung Sepatu, Sambutan Terakhirnya Membuat Haru

Fans dan pendukung Persija (The Jakmania) menyambut Bepe yang masuk pada menit ke-75 dengan membentangkan spanduk bergambar nomor punggung 20.

BePe Gantung Sepatu, Sambutan Terakhirnya Membuat Haru
Pesepak bola legendaris bernomor punggung 20, Bambang Pamungkas alias Bepe

MONITORDAY.COM - Pesepak bola legendaris bernomor punggung 20, Bambang Pamungkas alias Bepe resmi gantung sepatu dari dunia sepak bola profesional.

Bepe menutup masa pensiunnya usai membela Persija Jakarta melawan  Persebaya Surabaya dalam pentas Liga 1 2019 pekan ke-33 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (17/12/2019).

Dalam pertandingan tersebut fans dan pendukung Persija (The Jakmania) menyambut Bepe yang masuk pada menit ke-75 dengan membentangkan spanduk bergambar nomor punggung 20.

Usai pertandingan, suasana terasa semakin haru saat pemain, pelatih, staff pelatih, dan Presiden Persija yang kompak mengenakan baju dengan nomor punggung 20. Tak ketinggalan, Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Ketua Umum Jakmania Ferry Indrasjarief juga turut hadir dalam momen tersebut.

Dalam kesempatan itu, BP memberikan kata sambutannya . Di antara sepasang juta mata yang memandang, ia sampaikan segala rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya selama ini.

"Orang bijak berkata, laki-laki sejati tidak menangis. Tapi hatinya berdarah. Malam ini izinkan saya menjadi laki-laki sejati. Tidak banyak berbicara, cukup hati saya yang berdarah," kata Bepe mengawali sambutannya.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota tim Persija Jakarta tanpa terkecuali. Atas perjuangan yang luar biasa, menguras emosi, tenaga, dan juga kesabaran musim ini," imbuh BP kemudian.

Ia juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada Gubernur DKI dan para fans Persija yang sampai detik ini selalu setia mendukungnya.

"Terima kasih kepada Pemda (pemerintah daerah) DKI, dalam hal ini Pak Gubernur dan gubernur-gubernur sebelumnya selama saya berada di sini karena telah mendukung Persija Jakarta dengan all out. Tentu tidak lupa dengan kalian semua pendukung Persija Jakarta. Yang malam ini hadir di stadion ini maupun di mana pun kalian berada," ujarnya.

"Akhir sekali, perjalanan seorang pemain sepak bola bukan tentang seberapa jauh dia melangkah atau seberapa cepat dia sampai. Namun tentang makna dari perjalanan yang pernah ia lalui dan jejak apa yang dia tinggalkan. Semoga di waktu saya meninggalkan Persija Jakarta, saya bisa meninggalkan kesan yang baik di mata Anda sekalian. Sekali lagi, terima kasih!," tutup Bepe disambut gemuruh tepuk tangan.