Khazanah

‘Angin Segar’ di Tengah Biduk Masyarakat Jahiliyah

ilustrasi umat dunia saling bergandengan tangan, sumber foto: berilmu.net ilustrasi umat dunia saling bergandengan tangan, sumber foto: berilmu.net
MONITORDAY.com - Tanggal 10 Desember selalu diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia (HAM). Dimana semua masyarakat dunia ramai merayakan moment penting ini dengan berbagai kegiatan. Ada yang hanya merefleksikan diri, ada pula yang beraksi mengadakan acara seminar, orasi, bahkan drama teatrikal untuk mengingatkan kembali pentingnya hak-hak bagi keberlanjutan hidup manusia. 

Jauh sebelum organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meresmikan dan menyoroti hak hidup seorang individu atau suatu kelompok, Islam telah hadir memberikan kehidupan ‘baru’ ditengah masyarakat yang sedang kacau.

Saat manusia tak lagi menghargai dan mengacuhkan nilai-nilai kemanusiaan pada individu atau golongan lainnya, Islam datang membawa misi kemanusiaan yang mampu mengeluarkan kaum lemah dari lubang kedhaliman.  

Salah satu pembebasan manusia yang diterapkan Islam saat jaman jahiliyah adalah membebaskan manusia dari bentuk ketertindasan, kebodohan, perbudakan dan diskriminasi struktur sosial di masyarakat Arab Jahiliyah. 

Islam juga mengajarkan nilai-nilai yang bersandarkan pada sisi ketauhidan. Segala sesuatu berasal dari Tuhan, dan hanya pada-Nya segala urusan itu dikembalikan. Islam sangat mendorong umat di dunia untuk memberontak melawan segala tindak penindasan, ketidak-adilan, kebodohan, serta ketimpangan sosial. 

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga