Politik

Muhammadiyah: Kini Saatnya Presiden Lakukan Reshufle

ilustrasi gambar ilustrasi gambar
MONITORDAY.com, Jakarta - Buruknya kinerja menteri-menteri di pemerintahan Jokowi-JK meniscayakan sebuah perubahan yang dinanti-nantikan. Jelang tutup tahun, isu reshuffle kabinet kembali santer terdengar.‎ Terbukti, sejumlah elemen masyarakat ikut mendorong presiden melakukan perombakan kabinetnya karena dianggap gagal melaksanakan Nawacita.

Seperti yang disuarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Presiden RI Joko Widodo dinilai sudah waktunya untuk melakukan perombakan kabinet jilid II.

"Sudah saatnya presiden melakukan reshuffle kabinet dengan memilih menteri yang benar-benar profesional, loyal dan berintegritas tinggi, serta mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan diri dan kroni," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, seperti dikutip dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (30/12).

Muhammadiyah, kata Haedar, meyakini adanya rencana perombakan kabinet akan meniscayakan ‎Presiden memilih menteri yang profesional, loyal dan berintegritas tinggi.

"Muhammadiyah mendorong pentingnya penguatan sistem presidensil dimana presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan lebih berperan dalam rangka menjalankan pemerintahan secara lebih efektif dan efisen," ujarnya.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga