Ekonomi

Laporan:

Indonesia Adalah Neraka Dunia Bagi Merk Mobil Non-Jepang

Indonesia menjadi negara yang paling kejam bagi produksi mobil non-Jepang. (szaktudas.com) Indonesia menjadi negara yang paling kejam bagi produksi mobil non-Jepang. (szaktudas.com)
MONITORDAY.com, Jakarta– Tutupnya pabrikan mobil dari Amerika Serikat, Ford, memperkuat sinyalemen bahwa Indonesia agaknya bukan pasar yang baik bagi mobil merek non-Jepang. Sengitnya persaingan membuat beberapa produsen asal Amerika, Eropa, dan negara Asia lain terpaksa hengkang.

Produsen Jepang dinilai mampu mengikuti tren yang sesuai dengan karakter masyarakat negeri ini. "Prinsipal otomotif Jepang lebih jeli dalam melihat pasar di Indonesia. Kami bisa lihat perbedaan antara produk-produk Jepang dan non-Jepang, baik dari segi bentuk, mesin, maupun teknologinya," ujar pengamat otomotif, Suhari Sargo.

Menurut dia, Jepang selalu membuat kendaraan yang seusai dengan karakter dan keinginan orang Indonesia. "Seperti MPV (multi purpose vehicle) yang laris di Indonesia karena Jepang jeli membaca peluang. Mereka sukses melihat karakteristik sosial masyarakat Indonesia yang butuh kendaraan lapang dan bisa mengangkut banyak penumpang," tuturnya.

Selain itu, kata Suhari, mobil-mobil buatan Jepang lebih efisien, harga terjangkau, dan memiliki biaya perawatan rendah. "Mobil Jepang irit dalam hal bahan bakar. Mobil Eropa dan Amerika boros. Apalagi, mobil Amerika dan Eropa besar-besar, tidak cocok dengan ukuran badan orang Asia atau Indonesia. Komponen mobil non-Jepang juga mahal,'' tambahnya.

Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan menilai cabutnya Ford tidak akan memengaruhi industri otomotif di tanah air. "Mereka tidak punya industri di sini, enggak punya pabrik. Hanya berjualan mobil impor. Secara pasar, penjualannya juga kecil, jadi tidak terlalu berpengaruh," tegasnya.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga