All Sport

Laporan:

Gelora Bung Karno Jakarta, Akan Direnovasi Biar Seperti tahun 1962

Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno akan memakai kualitas lingkungan dengan desain ala masa lalu di tahun 1962. (bobotoh.id) Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno akan memakai kualitas lingkungan dengan desain ala masa lalu di tahun 1962. (bobotoh.id)
MONITORDAY.com, Jakarta- Jelang Asian Games ke-18 yang akan dimulai pada Agustus 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) diberi tugas melakukan renovasi kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) seluas 87 hektar di Jakarta.

Renovasi itu meliputi 14 venue, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tenis Indoor dan Outdoor, Gedung Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Hoki, Lapangan Panahan, Lapangan Sepakbola A/B/C, Stadion Renang, Istora Senayan, Lapangan Softball Pintu I, Lapangan Bulu Tangkis (Hall ABC), Gedung Bola Voli, Lapangan Softball Cemara III, dan Lapangan Bulu Tangkis.

Renovasi tempat pertandingan untuk kegiatan empat tahunan negara se-Asia itu rencana awalnya dilakukan besar-besaran, dan mengubah area olahraga menggunakan teknologi yang ada saat ini. Namun, belakangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian PUPR cukup melakukan perubahan moderat pada 14 venue.

"Aawalnya kita membuat kualitas lingkungan kompleks GBK dengan desain teknologi pada 2016-2018. Namun, mengingat waktu terbatas karena harus selesai pada 2017, maka dipilih moderat dengan membuat kompleks bangunan seperti pada 1962," jelas Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Adjar Prajudi, Jumat (12/2).

Renovasi cukup besar itu akan dilakukan di venue renang dengan target menjadikannya sebagai Aquatic Centre. "Stadion renang akan dirombak total nanti, jadi Aquatic Centre dan dibuat tertutup supaya menjadi standar Olympic Games. Sekarang ada 8 lines di sana, dan kita akan buat jadi 10 lines supaya sesuai standar," papar Adjar.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga