Politik

Laporan:

Hasil Survei: Naik Motor Lebih Diminati Ketimbang Kereta Cepat

kereta cepat kereta cepat
MONITORDAY.com, Jakarta - Kereta cepat Jakarta-Bandung bukan menjadi moda yang diharapkan warga untuk bepergian dari dan menuju Jakarta-Bandung. Hal ini sebagaimana tergambarkan dalam hasil survei Indonesian Development Monitoring (IDM).

Dalam survei tersebut, sebanyak 86,4 persen responden lebih memilih menggunakan mobil dan bus untuk berpergian ke delapan kabupaten dan kota yang dilintasi jalur kereta cepat. Tidak hanya itu, kecepatan jarak tempuh yang ditawarkan kereta cepat ternyata tidak secara signifikan mengubah para biker (pengemudi motor) beralih ke kereta cepat.

"Cuma 6,3 persen yang pilih kereta cepat. Ini lebih rendah dari 7,3 persen yang memilih mengunakan sepeda motor," ujar Direktur Eksekutive IDM Widodo Tri Sektianto dalam keterangannya, Minggu (14/2).

Sample yang diambil dari survei ini adalah populasi jumlah penduduk di Jakarta dan delapan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Survei ini menggunakan metodologi multistage random sampling dengan jumlah sample 1.816 responden, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin  of eror plus minus 2,3 persen. Survei dilakukan pada 28 Januari hingga 10 Februari 2016. [wvy]

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga