Peristiwa

GP Ansor: Tidak Ada Jalan Menghalalkan Hubungan Sesama Jenis

ilustrasi gambar ilustrasi gambar
MONITORDAY.com, Jakarta - Maraknya pemberitaan mengenai LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender) akhir-akhir ini di media membuat salah organisasi sayap PBNU GP Ansor angkat suara. Organisasi berbasis pemuda tersebut menegaskan sikapnya bahwa Islam mengharamkan hubungan seksual sesama jenis dan tidak ada jalan untuk menghalalkan perbuatan tersebut. 

"Sebagai agama, Islam punya posisi moralnya sendiri soal ini dan tidak bisa dipaksa mengganti posisi moral itu demi menuruti kehendak pihak lain, sebagaimana kita tidak bisa memaksa pihak lain mengikuti posisi moral Islam," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas.

Sementara disinggung sikap GP Ansor terhadap LGBT, Pria yang biasa disapa Gus Yaqut tersebut menyatakan menghormati LGBT sebagai manusia seutuhnya atau dengan kata lain pelaku hubungan seks sesama jenis (liwath) harus diperlakukan adil, sama halnya kasusnya seperti tidak boleh main hakim sendiri terhadap maling, copet, maupun pelaku kriminal lainnya.

"GP Ansor dan umat Islam berhak mendakwahkan penentangan terhadap perbuatan hubungan seks sesama jenis (liwath) dan mengartikulasikan aspirasi menolak UU/peraturan yang mengesahkan perkawinan sesama jenis, sebagaimana kelompok mana pun berhak mengekspresikan pandangan dan mengartikulasikan kepentingan masing-masing," tambahnya.

TAG BERITA

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga