Parlemen

Laporan:

Terkait Revisi UU KPK

Perjuangan Bakal Kandas, Gerindra Minta Anggota DPR Pakai Nurani

Ilustrasi: Partai Gerindra tolak revisi UU KPK Ilustrasi: Partai Gerindra tolak revisi UU KPK
MONITORDAY.com, Jakarta - Fraksi Partai Gerindra pesimistis bisa membatalkan rencana revisi UU KPK. Meski begitu, fraksi partai besutan Prabowo itu tetap akan berdiri tegak untuk menolak rencana tersebut.

Keputusan UU KPK direvisi atau tidak akan terjawab dalam Rapat Paripurna dijadwalkan akan dilaksanakan pada Kamis (18/2) esok. Politisi Gerindra Supratman Andi Atgas berharap pada Rapat Paripurna esok dapat segera menghasilkan finalisasi keputusan. 

Pasalnya, kelanjutan dari revisi UU KPK akan ditentukan pada rapat tersebut, apakah akan tetap dibahas atau lanjut menjadi inisiatif DPR.‎ "Kami akan minta agar ada pemungutan suara (voting). Supaya publik tahu bahwa kami konsisten. Bukan ingin dapat pujian atau gimana, ini prinsip," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (17/02).

Supratman khawatiran pembahasan revisi UU No 30 Tahun 2002 itu bisa melebar dari poin yang telah dibahas. Apalagi, lanjut Supratman, ada kecenderungan beberapa anggota fraksi yang tidak patuh, meski fraksinya tidak setuju revisi. "Ada fraksi yang dukung tapi anggotanya enggak. Jadi kami berharap masing-masing anggotanya punya nurani," katanya. 

Menurut Ketua Badan Legislasi itu, secara pribadi ada beberapa poin yang setuju, seperti pengangkatan penyidik independen. Ia mengatakan, penyidik independen ditunjukan agar tidak terjadi gesekan saat melaksanakan tugas.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga