Pemerintahan

Karena Telat, Indonesia Harus Nunggu 6 Tahun untuk Gabung TPP

ilustrasi gambar ilustrasi gambar
MONITORDAY.com, Jakarta - Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan Indonesia kemungkinan baru bisa bergabung dengan kerjasama Kemitraan Trans Pasifik (TPP) paling cepat pada 2022.

"Kami sedang kaji, perkiraan kalau kita mau ikut dan mereka setuju, paling cepat bergabung 2022," kata Sigit di Jakarta, Rabu (17/2).

Indonesia baru bisa mulai mengajukan maksud untuk bergabung dalam keanggotaan kesepakatan 12 negara itu ketika TPP sudah diratifikasi di Amerika Serikat dan negara anggota lainnya yang diperkirakan membutuhkan waktu dua tahun yakni diprediksi pada 2018.

Setelah itu, jika disetujui Indonesia masih membutuhkan waktu negosiasi hingga dua tahun atau pada 2020.

"Tapi, saya tidak yakin negosiasi dengan ke-12 negara selesai dalam waktu dua tahun. Sehingga kemungkinan 2022 baru bisa masuk," kata Sigit.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga