Timur Tengah

Laporan:

Bikin Merinding, ISIS Mengaku Siap Cabut Nyawa Tentara Saudi di Suriah

Militan ISIS di Suriah siap perangi milter Saudi Militan ISIS di Suriah siap perangi milter Saudi
MONITORDAY.com, Raqqa - Kelompok ISIS diyakini bakal semakin ketakutan bila Arab Saudi jadi mengirimkan pasukannya ke Suriah. Namun keyakinan itu salah besar. Justru ISIS tak sabar meladeni perlawanan militer Saudi.

Arab Saudi telah menyatakan siap berpartisipasi dalam operasi darat di Suriah. Riyadh saat ini tinggal menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat (AS) selaku pemimpin koalisi internasional anti-ISIS di Suriah dan Irak. "Intervensi ini, jika hal itu terjadi, tidak akan memberikan banyak musuh bagi ISIS," kata kelompok itu dalam editorial al-Naba, media propaganda ISIS. 

Musuh-musuh yang dimaksud ISIS itu adalah rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan sekutunya Rusia dan Iran, serta koalisi yang dipimpin AS. "Dengan demikian, pandangan ISIS terhadap intervensi itu tidak akan berbeda pandangan dari intervensi AS dalam mendukung rejectionists (Syiah) dan pihak-pihak Kurdi yang murtad atau intervensi Rusia yang mendukung Nusairis," lanjut propaganda ISIS.

Bertambahnya jumlah negara yang ingin memerangi, ISIS mengaku tidak akan surut melakukan perlawan. Bahkan ISIS sesumbar siap mencabut satu persatu tentara Saudi di Suriah, "(Kelompok) ini akan terus memerangi para murtad dan musyrik, tidak peduli bagaimana mereka mengubah warna, lidah dan tanah air mereka," imbuh editorial ISIS seperti dikutip Reuters, Rabu (17/2).

Saudi sendiri memiliki kepentingan ganda dalam rencananya untuk melakukan invasi di Suriah. Pertama, memerangi ISIS dan kedua mendukung oposisi Suriah untuk menggulingkan rezim Assad.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga