Regional

Laporan:

Ahok Tantang Warga Kalijodo Menggugat

Kuasa Hukum warga Kalijodo, Razman nasution bersama warga Kuasa Hukum warga Kalijodo, Razman nasution bersama warga
MONITORDAY.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mempersilahkan warga Kalijodo mengajukan gugatan jika tak terima bangunan rumahnya dibongkar.

"Warga kan punya pengacara, kalau tidak puas rumahnya dibongkar, gugat saja ke pengadilan. Kita siap menghadapinya," ujarnya, Rabu (17/2). Sebelum dibongkar, sambung Ahok, pihaknya akan melayangkan surat peringatan pertama (SP1) yang akan dikeluarkan dalam minggu ini.

Menyusul kemudian SP2 dan 3 hingga surat perintah bongkar (SPB) sendiri. Jika SPB keluar namun warga juga tetap bertahan dan tak mau membongkar bangunannya, maka akan dibongkar paksa. "Pengalaman saya, setiap ada pembongkaran, mereka (warga,red) selalu katakan tidak ada sosialisasi. Padahal sosialisasi sudah lama dilakukan, lihat saja di media kan banyak," tambahnya.

Diungkapkan Ahok, warga yang menguasai kawasan Kalijodo saat ini telah melanggar konstitusi negara. Sebab lahan tersebut milik negara, yang seharusnya merupakan jalur hijau.

"Kalijodo itu telah melanggar konsitusi negara. Karena telah menguasai tanah negara. Karena itu, kami harus mengembalikan Kalijodo ke jalur hijau," bebernya. Dikatakan Ahok, permukiman liar yang ditertibkan tidak hanya di Kalijodo. Tapi semua yang menduduki tanah negara, baik di bantaran kali, waduk, setu dan sebagainya.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga