Opini

Mencegah Distorsi Informasi Publik

ilustrasi gambar komunikasi publik. ilustrasi gambar komunikasi publik.
Monitorday, Jakarta- Zaman yang kian kompleks dan menuntut pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai persoalan sekarang ini mengharuskan seorang pemimpin untuk mendelegasikan tugas kepada ahli atau pakar yang dipercaya.

Itulah yang baru ditempuh Presiden Joko Widodo ketika membentuk sebuah tim yang bertugas menyampaikan pikirannya kepada publik dalam konteks komunikasi politik.

Joko Widodo membentuk Tim Komunikasi Presiden yang diisi Sukardi Rinakit dan Teten Masduki. Tim tersebut akan bertugas membantunya dalam menjelaskan segala persoalan yang disampaikan kepada publik agar menjadi lebih jelas dan rinci.

Tampaknya Jokowi menyadari bahwa persoalan kenegaraan di tingkat nasional tidak sesederhana masalah lokal atau regional saat dia menjadi pejabat nomor satu di Kota Solo atau DKI Jakarta.

Menurut banyak jurnalis yang pernah meliput aktivitas Jokowi saat menjadi Wali Kota Surakarta maupun Gubernur DKI Jakarta, Jokowi punya langgam bicara yang gamblang dan tak banyak menggunakan bahasa teknis akademis kepada wartawan. Persoalan sosial ekonomi disampaikan dengan bahasa yang lugas gampang dipahami banyak orang. Wartawan pun dapat menangkap dengan relatif tepat apa yang dimaui Jokowi. Dengan demikian distorsi informasi publik dapat dicegah.

TAG BERITA

Comment

TERPOPULER

Senin 13 Februari 2017 | 08:49 WIB

Senin 23 Januari 2017 | 09:24 WIB

Opini

Rabu 18 Januari 2017 | 11:12 WIB

Kamis 01 Desember 2016 | 20:37 WIB

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga