All Sport

Laporan:

Peringati Hari Pahlawan, PAPORI Gelar Atraksi Cabang Olahraga

Atraksi Cabang Olahraga yang digelar PAPORI di Halaman Kantor Kemenpora RI Atraksi Cabang Olahraga yang digelar PAPORI di Halaman Kantor Kemenpora RI
MONITORDAY.com, Jakarta - Persatuan Atlet Pelatih Olahraga Indonesia (PAPORI) mengelar acara senam bersama dan atraksi cabang olahraga di halaman Kantor Kemenpora, Jumat (11/11) pagi. Acara ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus Jumat Kridha yang di ikuti seluruh staf dan karyawan di lingkungan Kemenpora.

Ada tujuh cabang olahraga yang diatrasikan yaitu  tarung derajat, pencak silat,  kempo, karate, senam, taekwondo dan panjat tebing. Selain itu juga di gelar lomba senam Poco-Poco. PAPORI mempunyai anggota dari kalangan pelatih ASN Kemenpora yang berada dibawah binaan Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan.

Sesmenpora Yuni Poerwati memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PAPORI untuk kegiatan pertamanya. Yuni juga berharap ke depan PAPORI untuk terus eksis. Dan setiap Jumat Krida, PAPORI harus bisa menggerakan masyarakat di lingkungan Kemenpora untuk berolahraga. Selain itu, Yuni juga meminta agar PAPORI untuk melegalkan organisasinya agar bisa eksis di luar Kemenpora dan bisa bersaing dengan organisasi yang ada di Indonesia.

"PAPORI di bentuk pada tahun 2014, di tahun tersebut, walaupun sudah ada pengurusnya ternyata tidak bernyawa, berbadan dan berwujud tetapi baunya ada (tidak ada aktivitas yang dilakukan PAPORI). Dua hari setelah saya mendapat tugas masih sebagai Plt.Sesmenpora, teman-teman dari PAPORI bertemu dengan  saya. Pada waktu itu, PAPORI ini masih fakum, dan saat itu juga saya katakan   bahwa kalau kita bentuk suatu wadah bukan untuk di fakumkan tapi dihidupkan. Karena wadah yang sudah di bentuk ini harus digerakan dengan serius.  Akhirnya saya katakan, kalau kalian mau buat organisasi maka hidupkan dulu organisasi tersebut. Kalau ini organisasi olahraga maka harus menghadap Asdep yang membidangi, syukur kalau dapat dukungan, kalau tidak jangan lemah diri. Kita harus mandiri dan kuat, kalau kita kuat dan mandiri kita akan sukses,” ujarnya.

“PAPORI sekarang sudah hidup dan akan saya bina langsung dan ketika ada pelatihan even organizer maka PAPORI harus terlibat dan  PAPORI harus menjadi kekuatan utama. karena pelatih harus memberikan contoh mandiri, kerja keras, kerja berat, rasional maka cita-cita akan tercapai,” tambahnya.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga