Opini

Oleh:

Kekerasan Dalam Pengasuhan Anak

Susianah Afandy Susianah Afandy
Proses tumbuhnya budaya kekerasan dalam masyarakat dalam pandangan penulis nyaris sama dengan proses pembentukan persepsi dalam diri masyarakat. Proses tumbuhnya budaya kekerasan dimulai dari penginderaan atas kekerasan yang terjadi lingkungan. Penginderaan yang terjadi secara massif mempengaruhi otak kecil anak dan terekam secara permanen. Rekaman kekerasan ini membutuhkan ruang aktualisasi ketika anak tersebut dalam kondisi tertekan jiwanya. Proses penginderaan atas tindak kekerasan seperti ini mirip dengan proses pembentukan persepsi dalam diri manusia. Drever dalam Sasanti (2003) mendefinisikan persepsi sebagai suatu proses pengenalan atau identifikasi sesuatu dengan menggunakan panca indera. Kesan yang diterima individu sangat tergantung pada seluruh pengalaman yang telah diperoleh melalui proses berpikir dan belajar, serta dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari dalam diri individu.

Ilmu psikologi menjelaskan bagaimana seseorang bersikap sangatlah dipengaruhi oleh persepsi. Dalam hal ini masyarakat yang melakukan kekerasan terhadap anak oleh karena terbangun dalam persepsinya bahwa sikap tersebut adalah benar untuk melakukan pendisiplinan sebagaimana ia peroleh dimasa kecilnya. Persepsi masyarakat yang membenarkan kekerasan sebagai bagian dari proses pengasuhan juga merupakan hasil proses panjang secara turun temurun.

Bagaimana mengakhiri kekerasan? Jawabnya jelas, melakukan pengasuhan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Meminjam kisah pengasuhan yang diceritakan Elly Risman, bagaimana jika kita dititipi untuk mengasuh anak Presiden? Apakah kita berani untuk membentak, memarahinya, dan melakukan kekerasan kepadanya? Jika kita tidak berani, mengapa kita masih melakukan kekerasan kepada titipin Tuhan yang lebih tinggi posisinya dari Presiden?  Mengapa kita melakukan kekerasan kepada anak-anak yang tidak berdosa, anak-anak yang membutuhkan dekapan kasih sayang kita? Wallahu’alam

*Penulis adalah Ketua Bidang Sosial, Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga KOWANI

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga