Eropa Dan Amerika

Duta Besar Rusia, Korban Pembunuhan di Turki Mendapat Gelar Pahlawan

Ilustrasi gambar (REUTERS) Ilustrasi gambar (REUTERS)
MONITORDAY.com, Moskow - Rusia menggelar upacara pemakaman, Kamis (22/12) untuk Andrei Karlov, duta besar Rusia untuk Turki yang ditembak mati di Ankara oleh seorang pria yang berteriak "Jangan lupa Aleppo" sesaat setelah mengeluarkan tembakan.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, hadir dalam acara pemakaman Karlov, 62, bersama pelayat lain, hadir pula diantaranya kerabat dan rekan sesama diplomat, berkumpul di gedung Kementerian Luar Negeri Rusia dimana tubuh Karlov yang dibunuh pada Senin lalu terbaring di sebuah peti terbuka, seperti tradisi Rusia kebanyakan.

Dilansir dari Reuters, Rusia dan Turki menganggap pembunuhan tersebut sebagai upaya yang gagal dalam menghancurkan hubungan antara kedua negara yang diketahui sedang mempererat hubungan dalam kerjasama mengatasi konflik di Suriah.

"Ini adalah aksi teroris yang tercela" begitu kata Perdana Menteri Rusia, Dimitry Medvedev saat memberikan penghormatan kepada Karlov dengan meletakkan bunga di atas peti matinya.

Putin, yang mengenal Karlov secara pribadi juga memberikan penghargaan anumerta, yakni pemberian medali militer tertinggi sebagai pahlawan Rusia.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga