Timur Tengah

Wanita Afganistan Dipancung Gara-gara Belanja Sendiri Tanpa Suami  

Dibawah rezim Taliban, seorang wanita Afganistan dipenggal kepalanya lantaran kelura rumah tanpa ditemani suami. (independent.co.uk) Dibawah rezim Taliban, seorang wanita Afganistan dipenggal kepalanya lantaran kelura rumah tanpa ditemani suami. (independent.co.uk)
MONITORDAY.com, Kabul- Seorang wanita Afganistan berusia 30 tahun tewas dibunuh oleh segerombolan pria bersenjata saat memasuki kota untuk berbelanja di provinsi Sar-e-Pul. 

Para pembunuh beralasan wanita itu pergi sendiri karena suaminya sedang berada di Iran. Wanita bercadar itu dibunuh dengan dipancung oleh para gerombolan pria bersenjata di desanya di Latti yang dikuasai oleh milisi Taliban. 

Juru bicara gubernur provinsi Sar-e-Pul, Zabiullah Amani membenarkan wanita itu menjadi sasaran kelompok bersenjata karena pergi keluar sendirian tanpa suami. Taliban juga melarang wanita sekolah atau bekerja.

Mengutip Daily Mail, Taliban tegas membuat aturan melarang wanita pergi meninggalkan rumah tanpa ditemani suami ataupun saudara laki-lakinya. Wanita diwajibkan mengenakan burka untuk menutupi seluruh tubuh mereka.

Namun, Taliban membantah keterlibatannya membunuh wanita itu. Ini peristiwa tragis kedua selama Desember. Awal bulan lalu, lima wanita yang bekerja sebagai penjaga di bandara udara di Kandahar tewas ditembak oleh sekelompok orang bersenjata.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga