Hukum

Pasangan Suami Istri 'Tega' bergantian Menguasai Kabupaten Klaten Hingga 20 Tahun

Bupati Klaten Sri Hartini keluar dari gedung KPK memakai rompi tahanan. (tribunnews.com) Bupati Klaten Sri Hartini keluar dari gedung KPK memakai rompi tahanan. (tribunnews.com)
MONITORDAY.com, Jakarta- Komisi Aparatur Sipil Negara sudah mencatat puluhan dugaan kasus jual beli jabatan di institusi pemerintahan yang telah dilaporkan lembaga itu ke Kementerian Dalam Negeri.

Yang terbaru tentu kasus yang melibatkan Bupati Klaten Sri Hartini, yang telah ditangkap KPK, akhir 2016. KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Sri Hartini pada Jumat (30/12).

Penangkapan itu diduga berkaitan setoran dari para PNS terkait promosi jabatan. Komisi Antirasuah menyita uang tunai sekitar Rp 2 miliar dan pecahan valuta asing US$ 5.700 dan Sin$ 2.035.

Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengatakan, kasus di Klaten, Jayapura dan Jambi adalah tiga yang telah ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Ketiganya adalah contoh kasus dari puluhan dugaan kasus jual beli jabatan yang telah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Masih ada puluhan yang belum diungkap," katanya. Setelah ditelisik, rantai kekuasaan di Kabupaten Klaten ini ternyata unik. 

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga