Hukum

Laporan:

Ditanya Majelis Hakim Soal Niat Ahok, Habib Novel: Hanya Allah yang Tahu

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki T Purnama alias Ahok Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki T Purnama alias Ahok
MONITORDAY.com, Jakarta - Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin alias Novel Bamukmin terlihat kelimpungan menjawab pertanyaan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara yang menyidangkan perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1) itu, majelis hakim menanyakan ke Habib Novel tentang niatan Ahok melontarkan kalimat yang kemudian dianggap menistakan agama Islam.

"Nah, ditanya tentang hati, saya jawab, hati dan pikiran manusia itu nggak bisa diungkapkan, hanya Allah yang tahu. Tapi saya melihat bahwa bukti daripada Ahok ini tidak pernah kapok yang sebagai inti saya menyampaikan surat kepada hakim, surat permohonan penahanan, karena Ahok mengulangi perbuatannya lagi," kata Habib Novel.

Habib Novel juga mengungkapkan kekesalannya dengan Ahok yang menyebut massa GNPF-MUI diberi Rp 500 ribu saat aksi 411 beberapa waktu lalu. "Peristiwa yang sudah saya laporkan, kemudian melaporkan dengan modal yang sama, Al-Maidah lagi. Peristiwa tertanggal 7 Oktober, jadi saya lapor tanggal 6 Oktober, Ahok tanggal 7 Oktober di Balai Kota menyampaikan itu yang menggunakan Al-Maidah, yang membela Al-Maidah itu rasis dan pengecut. Kemudian juga aksi 411 itu dikatakan barbar, dibayar Rp 500 ribu satu orang, itu kita sudah laporkan," terang Novel.

"Kemudian, ketika sidang eksepsi nota keberatan sebagai pembelaannya, Ahok lagi-lagi menyerang Al-Maidah. Bahwa Al-Maidah memecah belah rakyat, dan itu saya laporkan," sambungnya.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga