Daerah

Laporan:

Ogah Berurusan dengan Polisi? Jangan Tiru Kelakuan Pegawai Honorer Ini

Ilustrasi: Ngaku iseng, seorang pegawai honorer ancam ledakan dua tempat ibadah pada Natal dan Tahun Baru Ilustrasi: Ngaku iseng, seorang pegawai honorer ancam ledakan dua tempat ibadah pada Natal dan Tahun Baru
MONITORDAY.com, Makassar - Ancaman Nur Rahmat Saleh yang akan meledakkan dua tempat ibadah pada Natal dan Tahun Baru lalu, bisa jadi hanya bercanda. Pasalnya, teror itu dilontarkan Nur Rahmat melalui akun media sosial dan via email ke Humas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Tapi teror pria berusia 23 tahun itu dianggap serius oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel). Buktinya, Nur Rahmat tetap diburu pihak Polda Sulsel dan diringkus di rumahnya di Jalan Patta Tejora.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Diky Sondani, teror yang dilakukan pegawai honorer itu telah membuat resah masyarakat. "Dia menebar teror dengan mengancam akan meledakkan dua tempat ibadah. Meski dilakukan dengan cara meng-upload melalui akun Facebook dan mengirimkan e-mail ke Humas Pemkab Kabupaten Selayar, tapi ini menimbulkan keresahan" kata Diky kepada wartawan, Rabu (4/1) kemarin.

Lebih lanjut Diky mengungkapkan, di akun Facebook Nur Rahmat menggunakan nama Salim Mubarok yang mengaku sebagai tokoh ISIS asal Indonesia. Kendati tidak menggunakan nama asli, tapi tim Cyber Crime Polda Sulsel berhasil melacaknya. 

Saat diinterogasi, Nur Rahmat mengakui bahwa akun Facebook Salim Mubarok adalah miliknya. Kemudian, pihak kepolisian memutuskan menahan Nur Rahmat untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga