Metro

Laporan:

Pilgub DKI 2017

Menjelma jadi Jembatan Cinta, Anies Mengaku Siap 'Diinjak'

calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan bertemu dengan ulama Jakarta calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan bertemu dengan ulama Jakarta
MONITORDAY.com, Jakarta - Menjadi seorang pemimpin bukanlah tanggungjawab yang ringan. Suka duka, pujian, cacian serta risiko lainnya jelas harus dipikul. Hal itu pun dialami calon gubernur DKI Anies Baswedan.

Calon gubernur yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini mendapati reaksi keras dari masyarakat. Pasalnya pada Minggu, 1 Januari 2017 lalu Anies mendatangi markas FPI di Petamburan. Alhasil, sebagian besar kalangan menghujatnya, namun adapula yang mendukung.

Menanggapi hal itu, Anies mengaku siap menerima konskuensi apapun ketika ia mencoba merangkul seluruh elemen masyarakat. 

Konsekuensi yang dimaksud, bisa berupa cacian, ekspresi kekecewaan, bully media sosial, bahkan ada yang menuduhnya merobek tenun kebangsaan.

"Menjadi sebuah jembatan pastinya harus siap diinjak, tetapi yang jelas hasil akhirnya jelas yakni mencapai tujuan bersama," ujar pasangan Sandiaga Uno ini.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga