Pemerintahan

Laporan:

Terapkan Sistem Barcode, Cara Dewan Pers Ikut Bersihkan Media Berkonten Radikalisme

Ilustrasi: Dewan Pers akan ambil bagian tertibkan media abal-abal Ilustrasi: Dewan Pers akan ambil bagian tertibkan media abal-abal
MONITORDAY.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengaku resah dengan keberadaan media 'abal-abal' yang kerap menebar konten radikalisme. Namun keresahan BNPT segera terobati mengingat Dewan Pers akan ikut menertibkan keberadaan media-media tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sebenarnya tidak diam dengan keberadaan media abal-abal. Berkali-kali Kominfo melakukan pemblokiran media-media yang berkonten meresahkan. Terakhir, Kominfo memblokir 11 media yang dianggap berkonten SARA.

Nah, Depan Pers sepertinya ingin ambil bagian. Mereka berencana membuat barcode untuk media pers yang legal. "Nantinya yang mendapat barcode hanya media cetak atau online yang tercatat sebagai perusahaan pers yang standarisasinya sesuai ketentuan yang ada di Dewan Pers. Untuk yang non pers, ya terserah itu bukan urusan kami," ungkap Imam Wahyudi, anggota Dewan Pers di Jakarta, Jumat (6/1).

Lebih lanjut Imam menjelaskan, pers adalah media yang memenuhi kode etik, azas pers sebagai ditetapkan dalam UU, serta memenuhi standar perusahaan pers. Dengan demikian, bila nanti sistem barcode itu diberlakukan, media yang tak mendapat barcode dianggap bukan media pers. "Kalau merasa sebagai media pers, mereka harus mendaftar ke Dewan Pers untuk diverifikasi," tandasnya.

Pembuatan sistem barcode, kata Imam, merupakan pelaksanaan Deklarasi Palembang 2010 saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Saat itu, ada empat peraturan Dewan Pers yang diratifikasi oleh sebagian besar pemilik media besar di Indonesia. Empat peraturan inilah yang menjadi prioritas oleh media pers yaitu standar perusahaan pers, kode etik jurnalistik, standar perlindungan profesi wartawan, dan standar kompetensi wartawan.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga