Daerah

Digerebek Karena Zina, Bupati Katingan dan Teman Wanitanya Cuma Kena Wajib Lapor

Bupati Katingan dan selingkuhan hanya dikenakan wajib lapor. (fajaronline.com) Bupati Katingan dan selingkuhan hanya dikenakan wajib lapor. (fajaronline.com)
MONITORDAY.com, Palangkaraya- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah menetapkan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie bersama teman wanitanya, aparatur sipil negara (ASN) Farida Yeni sebagai tersangka.

"Dari keterangan dan alat bukti keduanya kami tetapkan sebagai tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Komisaris Besar Gusde Wardana kepada wartawan Jum'at (6/1). Mereka dijerat pasal 284 KUHP tentang perzinahan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan penjara.

Menurut pemeriksaan kedua tersangka yakni Bupati Katingan dan ASN RSUD Kasongan itu, sudah menikah siri. Pernikahan itu dilakukan tanpa sepengetahuan Aipda Suli, suami Farida. Bupati dan Farida menikah siri di Bogor, Jawa Barat, pada 2016.

Dua saksi yang dimintai keterangan adalah suami Farida yakni Suli dan anaknya yang baru genap berusia delapan tahun. Anak itu turut diperiksa karena pada saat penggerebekan berada di tempat kejadian itu. Kedua tersangka tidak ditahan.

"Mereka wajib lapor saja. Kerena ancamannya sembilan bulan," ujar Gusde. Bupati Yantenglie beranjak dari kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Jumat, 6 Januari 2017 pada pukul 10.05.

Comment

COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga