Eropa Dan Amerika

Laporan:

Tangis Haru Warnai Pidato Terakhir Obama di Chicago

Obama Menangis Haru saat menyampaikan pidato terakhir (foto: reuters/Jonathan Ernst) Obama Menangis Haru saat menyampaikan pidato terakhir (foto: reuters/Jonathan Ernst)
MONITORDAY.com, Chicago - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memberikan pidato terakhirnya sebagai presiden setelah delapan tahun menjabat sebagai orang nomor satu di negeri Paman Sam pada Selasa (10/1) waktu Chicago.

Dalam pidato yang diwarnai tangis haru tersebut, Obama menyampaikan terima kasih kepada para pendukung dan orang-orang yang telah membantunya menjalankan mroda pemerintahan. Dalam momen tersebut Obama nampak begitu menghayati seraya mengenang kembali ketika pertama kali menginjakkan kaki di Chicago, kota yang menjadi saksi perjuangannya meniti karier politik.

"Setelah saya terpilih, ada perbincangan mengenai Amerika pasca rasisme. Satu visi yang baik, maksudnya baik, tapi tidak realistis karena rasisme masih menjadi kekuatan yang dapat memecah belah masyarakat kita," kata Obama seperti dilansir dari cnnindonesia.com

Dalam Pidatonya, Obama menilai jika masyarakat AS saat ini sudah mulai berkembang dan menerima perbedaan ras dengan sangat baik ditengah adanya diskriminasi dalam ekonomi. Obama mengklaim pendapatan penduduk yang berasal dari beragam ras, jenjang usia, dan jenis kelamin memang meningkat dibawah kepemimpinannya.

Comment

TERPOPULER
COPYRIGHT © MONITORDAY.COM 2016 ALL RIGHTS RESERVED
Back to Top
counter hit xanga