Politik Identitas Menguat Jelang Pemilu, IMM Ciputat Gelar Sekolah Agama dan Perdamaian

Konstelasi perpolitikan tanah air kerap diwarnai aksi saling hujat dengan nada sentimen Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Tak heran, jika isu-isu sektarian menyasar semua kalangan termasuk mahasiswa.

Politik Identitas Menguat Jelang Pemilu, IMM Ciputat Gelar Sekolah Agama dan Perdamaian

MONITORDAY.COM - Konstelasi perpolitikan tanah air kerap diwarnai aksi saling hujat dengan nada sentimen Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Tak heran, jika isu-isu sektarian menyasar semua kalangan termasuk mahasiswa.

Menyikapi hal tersebut, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ciputat menggelar Sekolah Agama dan Perdamaian 2018.

Acara yang mengusung tema 'Spirit Darul 'Ahdi Wa Syahadah Dalam Mewujudkan Perdamaian Di Indonesia' ini diselenggarakan selama 3 bulan. 

"Acara ini dibuka untuk mahaaiswa dan umum. Konsepnya, diadakan selama 3 bulan dan tiap 1 bulan 2 kali," ujar Ketua Bidang Tabligh IMM Cabang Ciputat, Abdul Alim Mahmud saat ditemui di Ciputat, Tangerang Selatan, Jum'at (29/12).

Abdul menuturkan, acara Sekolah Agama dan Perdamaian IMM Ciputat 2018 ini, diharapkan mampu mempromosikan spirit islam yang damai dan berkemajuan di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. 

"Masa transisi tahun 2018 ke 2019, kondisi politik elektoral kerap mengedepankan isu sektarian. Untuk itu, kami IMM Ciputat ingin mempromosikan spirit islam yang damai dan berkemajuan di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas," tuturnya.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam acara tersebut, Saifudin Zuhri (Dosen dan Peneliti Ma'arif Institute), Robby Karman (Sekjen DPP IMM) dan Hajriyanto Y Tohari (Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah).