Arus Baru Muslimah Gelar Kampanye Akbar Untuk Kemenangan Jokowi-Amin

Arus Baru Muslimah Gelar Kampanye Akbar Untuk Kemenangan Jokowi-Amin

MONITORDAY.COM - Arus Baru Muslimah (ABM) menggelar Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang bersama Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Selasa (9/4/2019).

Hadir dalam Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang ini Calon Presiden (Capres) Joko Widodo, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Kyai Haji Maruf Amin, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Erick Thohir dan Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani. 

Sedikitnya ada 50 ribu simpatisan hadir dari masyarakat sekitar, ABM Cirebon, Bekasi, Ciamis, Bogor, Depok, Subang, Indramayu, Garut, Kuningan, Bandung, dan Karawang. Dimeriahkan pula oleh artis Haddad Alwi dan Raffi Ahmad. Simpatisan tampak antusias hadir dan meramaikan Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang.

Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani, menyebut harapan pada acara Kampanye Akbar dan Putihkan Karawang ini dapat memberikan dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres Jokowi dan K.H. Maruf Amin di Jawa Barat.

Menurut Munifah, apresiasi dan dukungan dari masyarakat ini adalah cermin betapa Joko Widodo dan K.H. Maruf Amin sangat diinginkan untuk dapat menjadi pemimipin negeri ini hingga 2024 mendatang. 

“Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh relawan Jokowi dan K.H. Maruf Amin untuk terus berupaya berkampanye putih tanpa hoax, menunjukkan kinerja dan prestasi Capres dan Cawapres Nomor urut 01," terangnya.

Seluruh perjuangan ini menunjukkan bahwa politik putih tanpa hoaks, politik kerja akan membangun peradaban dan lebih diterima oleh rakyat. Kekuatan politik Jokowi-KH Ma'ruf Amin juga mendapat dukungan dari para ulama di Jawa Barat.

Munifah menyebut, politik Putih inilah yang menjadi kekuatan utama Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Politik membangun peradaban, politik putih, politik kerja, politik tanpa fitnah dan tanpa hujatan, sehingga mampu memberikan pengaruh postif dan lebih diterima rakyat.

“Kekuatan politik putih Jokowi-KH Ma'ruf Amin juga mendapat dukungan dari para ulama dan tokoh-tokoh lintas agama," pungkasnya.

Sementara itu, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo optimistis bisa unggul dalam pemungutan suara di Provinsi Jawa Barat dalam pemilihan presiden 2019. Dirinya meyakini raihan suaranya bersama Kyai Maruf Amin bisa mencapai minimal 60 persen.

Dalam kampanyenya di Stadion Olah Raga Singaperbangsa, Jokowi lagi-lagi mengingatkan simpatisannya untuk tingkatkan militansi.

Apalagi tinggal 1 minggu lagi jelang pencoblosan tanggal 17 April. Jokowi menargetkan bisa meraup suara minimal 50 persen sampai 60 persen.

"Perlu saya ingatkan 2014, (pasangan) Jokowi-JK di Kabupaten Karawang (menang) 40 persen. Tapi dengan militansi hari ini saya meyakini di atas 60 persen," kata Jokowi.

"Siapa yang setuju target kita minimal 60 (persen) tunjuk jari? Kalau semangat seperti ini saya juga semangat banget. Saya meyakini insyaallah minimal 60 persen," lanjut dia.

Artinya kata Jokowi, boleh saja kalau 65 persen sampai 80 persen. Tapi minimal Jokowi berharap bisa 60 persen. Jokowi lalu menuturkan agar pesta demokrasi ini penuh dengan kegembiraan. Jangan ada rasa ketakutan dari masyarakat dengan adanya pesta demokrasi.

"Jangan sampai ada yang menakuti, pesimis, jangan sampai ada yang marah-marah. Betul pestanya demokrasi adalah kegembiraan," bebernya.

Terakhir Jokowi mengingatkan tanggal 17 April jangan lupa pilih paslon yang pakai baju putih. "Tinggal 8 hari, marilah kita gerakkan saudara kita untuk nanti tanggal 17 (April) berbondong-bondong ke TPS, setuju? Memakai baju putih karena yang mau dicoblos bajunya? (putih), nomor kosong satu," tutur Jokowi.