Arus Mudik dari Timur Masuk Pantura, SKPD Indramayu Diminta Siaga

Arus Mudik dari Timur Masuk Pantura, SKPD Indramayu Diminta Siaga
Bupati Indramayu, H Supendi, berpesan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)/Didi

MONITORDAY.COM - Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Indramayu harus siaga dan terus stand bye untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Indramayu H. Supendi menegaskan, pada pelaksanaan mudik 2019 ini ada kebijakan pemerintah pusat terkait dengan arus mudik dimana semua arus dari barat akan masuk Tol Cipali sementara arus dari timur masuk ke jalur Pantura. 

Dengan kebijakan ini diprediksi jalur Pantura Indramayu akan menjadi ramai, untuk itu Dinas Perhubungan (Dishub) harus siaga dan memperhatikan jalur-jalur mudik dan memberikan pengaturan lalu lintas dengan sebaik mungkin. 

"Dengan berkordinasi dengan kepolisian, saya harap Dishub bisa melakuakan pengaturan lalu lintas di Indramayu dengan sebaik mungkin," tegas Supendi, Selasa (28/05/2019).

Selanjutnya, selain Dishub yang juga harus memberikan pelayanan secara siaga adalah Dinas Kesehatan (Dinkes). Dengan keberadaan puskesmas yang tersebar di jalur Pantura Indramayu, Dinkes harus lebih siaga karena harus memberikan tindakan gawat darurat jika terjadi insiden. 

"Puskesmas yang dilewati oleh jalur mudik harus meningkatkan kesiapsiagaan dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasanya," katanya. 

Supendi tidak menginginkan adanya puskesmas yang kosong ketika dibutuhkan oleh masyarakat terlebih puskesmas yang telah dilengkapi dengan fasilitas IGD dan juga rawat inap. 

"Saya mendapatkan laporan beberapa waktu lalu melalui WA ada puskesmas yang kosong ketika masyarakat butuh pertolongan, kita tidak ingin itu terjadi lagi di Indramayu," tegas Supendi. 

Sementara itu, SKPD lainnya juga harus tetap siaga terutama keberadaan kantor yang akan ditinggalkan mudik dan cuti bersama Idul Fitri 1440 Hijriyah.