Berikan Kenyamanan Bermudik Bagi Disabilitas, LazisMu Fasilitasi Mobil Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD)

Berikan Kenyamanan Bermudik Bagi Disabilitas, LazisMu Fasilitasi Mobil Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD)
Pelepasan Mobil Ramah Anak dan Disabilitas Lazismu (Doc. Lazismu)

MONITORDAY.COM - Memasuki H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik 2019 mulai mengalami lonjakan pemudik . Moda transportasi darat, laut dan udara menjadi pilihan para pemudik untuk pulang ke kampung halamannya. Sebagai tradisi mudik setahun sekali hal yang menyenangkan. Namun bagi sebagian yang lain mudik satu hal yang sulit diakses bagi penyandang disabilitas.

Dalam kondisi itu, penyandang disabilitas perlu mendapat akses sehingga kerentanan saat mudik dapat diminimlaisir. Karena itu, Lazismu memfasilitasi penyandang disabilitas untuk dapat mudik dengan aman yang didukung oleh YBM PLN di program MudikMu Aman di mana Lazismu menargetkan 80 titik Posko MudikMu Aman di pulau Jawa.

Catur Sigit Nugroho salah seorang penyandang disabiltas menceritakan pengalamannya saat mudik. Ia kesulitan saat berada dalam kendaraan sehingga merasa tak nyaman. Akses ke tolilet pun sulit jika waktunya rehat sejenak selama dalam perjalanan.

“Saya mengakui mudik bagi penyandang disabilitas membutuhkan biaya yang tinggi. Hal ini bukan karena sesuatu yang lain, tapi memang karena keterbatasan fisik,” kata Sigit yang juga Koordinator Mudik Ramah Anak dan Disabilitas di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (30/5)

Dari sisi kesehataan penyandang disabilitas ini juga mendapat layanan kesehatan dari Pelkesi yang dipimpin dr.  Luisa A. Langi dari UKI. Menurut Luisa, saat mudik kondisi kesehatan tubuh harus tetap terjaga , karena itu semua layanan kesehatan ini diberikan gratis.

Direktur Fundraising dan Kerjasama Lazismu, Rizaludin Kurniawan, menilai sejak tahun lalu Lazismu memfasilitasi mudik penyandang disabilitas. Mereka memerlukan akses yang berbeda cara penanganannya. “untuk mewujudkan mudik aman Lazismu menyediakan akses untuk penyandang disabilitas yang bekerjasama dengan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) dan Kementerian Sosial dan pihak ASDP.

Sebelum pelepasan, Lazismu memberikan bantuan kado Ramadhan untuk penyandang disabilitas. Sebanyak 195 penyandang disabilitas dilepas dengan menggunakan kendaraan berupa mobil akses dan toilet portabel yang diberi nama Mobil Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD).

Tujuan melayani mereka bagi Lazismu agar kelompok disabilitas dapat menikmati mudik yang aman dan nyaman. Menurut Rizal, sosialisasi dan advokasi bersama ini langkah nyata bagi pemenuhan hak dan akses kelompok disabilitas sesuai undang-undnag yang harus diimplementasikan.

Sementara itu, Deputi Direktur YBM PLN Salman Alfarisi., mengatakan pihaknya menyambut baik program ini. Semoga dapat terus terjalin kerjasama antar lembaga filantropi agar memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat. Kami berharap teman-teman disablitas dapat perlindungan dengan nyaman.