Beredarnya Berita Hoaks Diduga Upaya Sengaja Mendelegitimasi KPU

Beredarnya Berita Hoaks Diduga Upaya Sengaja Mendelegitimasi KPU
Ketua KPU Arief Budiman - istimewa

MONITORDAY.COM - Adanya berita hoaks beberapa waktu terakhir ini diduga merupakan usaha yang disengaja untuk menyudutkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu pihak penyelenggara pemilu. 

Hal tesebut dikatakan Ketua KPU Arief Budiman menanggapi adanya berita bohong soal 7 Kontainer surat suara yang telah tercoblos beberapa waktu lalu. Menurutnya isu yang tak berdasar tersebut merupakan upaya sengaja oleh pihak tertentu untuk mendelegitimasi KPU. 

"Isu-isu yang tidak berdasar dugaan kami untuk mendelegitimasi KPU. Kecuali isu-isu yang berdasar, ada data fakta, ada data dan memang benar," kata Arief, di Jakarta, Selasa (8/1). 

Menurut Dia, kritik terhadap KPU sangat diperbolehkan asal kan sesuai fakta dan data. Menurutnya, jika kritik tersebut tidak berdasar fakta, maka hal terebut diduga upaya untuk mengacaukan pemilu. 

"Itu mungkin ingin memberi masukan dan catatan pada KPU. Tapi kalau itu tak berdasar, nggak ada data dan faktanya, itu sudah pasti ingin mengganggu pemilu kita, mendelegitimasi penyelenggara pemilu, dan yang begini harus dilawan," ungkapnya. 

Arief mengatakan, hal tersebut harus dilawan oleh semua pihak. Tidak hanya KPU, namun juga seluruh masyarakat agar Pemilu berlangsung lancar tanpa ada gangguan. 

Karena menurut Dia, saat ini hoaks tidak hanya menyerang KPU secara institusi, namun juga telah menyerang personal. Yang berarti hal ini merupakan upaya mengacaukan pemilihan. 

"Lihat sekarang hoax begitu banyak hoax. Bukan hanya menyerang KPU sebagai institusi, bukan hanya menganggu tahapan pemilu, tapi sudah menyerang pribadi-pribadi," tuturnya. 

Arief mencontohkan adanya fitnah tentang dirinya disandingkan dengan satu pihak. Padahal, kata Dia, untuk mengetahui profil ataupun hal pribadi tentang dirinya sangatlah mudah, tapi masih ada saja yang menyebabarkan hoaks tersebut. 

"Ada hoax tentang saya disandingkan dengan orang lain. Semua orang tahu siapa saya tak sulit mencari profil saya. Gampang sekali. Di mana saya tinggal, dilahirkan dimana, sekolah dimana, tinggal di mana, tapi tetap saja orang menyebar itu. Maksudnya apa?" Ucapnya.