BUMN Gelar Pasar Murah untuk Warga Klaten, Pupuk Urea Dijual Rp 1000 per-kg

BUMN Gelar Pasar Murah untuk Warga Klaten, Pupuk Urea Dijual Rp 1000 per-kg
Menteri Rini saat membantu petani menaikkan pupuknya ke motor (10/4)/Foto:Istimewa

MONITORDAY.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Pupuk Indonesia (Persero) gelar Pasar Murah khusus untuk pupuk non subsidi di Klaten, Jawa Tengah. Acara yang digelar di Gudang Penyimpanan Pupuk (GPP) Pusri ini dalam rangka HUT ke-21 Kementerian BUMN.

Total pupuk yang disediakan bagi para petani ini mencapai masing-masing 500 ton urea dan 500 ton NPK. Produk non subsidi tersebut dijual dengan harga Rp1.000/kg untuk urea, dari harga normal Rp5.000/kg dan Rp1.300 untuk pupuk NPK, dari harga normal Rp6.500.

Diharapkan acara pasar murah bisa membuat beban petani menjadi ringan untuk mempunyai pupuk. Acara pasar murah ini turut dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno yang didampingi oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat.

Dalam kegiatan ini, Menteri Rini juga sempat ikut membantu petani menaikkan pupuknya ke motor. Menteri Rini mengucapkan terima kasih karena petani di Klaten senang dengan acara pasar murah ini.

"Alhamdulillah kalau semua senang dengan acara ini. BUMN berbuat yang terbaik untuk negeri. Mohon doanya agar Kementerian BUMN bisa sukses terus ke depannya. Ini terima kasih juga sama Pupuk Indonesia yang sudah bikin acara ini," ucap Menteri Rini dalam keterangan tertulis (10/4).

Saat meninjau pasar murah ini, banyak petani yang berterima kasih kepada Menteri Rini. Bahkan rata-rata para petani di Klaten minta kepada Menteri Rini agar acara pasar murah untuk penjualan pupuk bisa digelar terus menerus.

"Selamat ulang tahun Kementerian BUMN. Semoga semakin jaya. Terima kasih telah mengadakan pasar murah untuk petani. Kalau bisa sering-sering," kata salah seorang petani.

Kegiatan pasar murah juga didukung oleh anak-anak usaha Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Sriwidjaja, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Kujang dan juga PT Pupuk Iskandar Muda. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengenalan aplikasi LinkAja kepada petani.