Cinta ke Negara, Anwar Ibrahim Maafkan Semua Kesalahan Mahatir Muhammad

Cinta ke Negara, Anwar Ibrahim Maafkan Semua Kesalahan Mahatir Muhammad

MONITORDAY.COM - Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim mengungkapkan alasan dirinya memaafkan Mahatir Mohammad adalah karena kecintaannya pada negara.

"Penderitaan yang saya alami masih lebih kecil dari penderitaan yang dialami rakyat, itu yang selalu saya tanamkan kepada diri dan keluarga atas segala apa yang terjadi pada diri saya," katanya di Padang, Sumbar, (28/10)

Dirinya Menjelaskan meskipun dirinya difitnah, dipukuli, dihina dan lainnya. Dirinya masih bisa mengirimkan anak-anaknya mengenyam pendidikan tinggi di universitas.

Disamping itu, apabila mengalami sakit, dirinya bersama keluarga masih dapat menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan rakyat tidak memiliki hak untuk melanjutkan pendidikan sehingga ada jurang pemisah antara kaya dan miskin.

Anwar Ibrahim menegaskan dirinya bersama Mahatir Mohammad pernah menjadi seteru yang sengit dalam sejarah Malaysia. Namun, karena kecintaan pada negara dan untuk menyelamatkan negara dari perampokan uang rakyat dan penindasan.

"Hal inilah yang membuat dirinya bergabung dengan Mahatir Mohammad untuk menumbangkan pemerintahan," jelasnya.

Menurutnya dirinya hampir 10,5 tahun dihukum penjara dan enam bulan yang lalu baru dibebaskan. Selama dipenjara dirinya lebih banyak merenung dan membaca ribuan buku sehingga memberikan motivasi bagi dirinya.

Selain itu, dirinya telah berulang kali difitnah mulai dari agen dari berbagai negara mulai dari Amerika Serikat, Jerman, Inggris dan lainnya, selain itu tersangkut kasus sodomi dan lainnya.

Sebelumnya Selama 20 tahun, media di Malaysia dikungkung dan tidak boleh mengungkap hal yang buruk tentang pemerintah. Dirinya meyakini bahwa masyarakat Malaysia tidak sebodoh apa yang dipikirkan penguasa kala itu.

"Saya memperjuangkan kebenaran dan yakin dengan perjuangan yang saat ini dilakukan," tutupnya.