Faktor Agama Dongkrak Elektabilitas Gus Ipul

Faktor Agama Dongkrak Elektabilitas Gus Ipul
Saifullah Yusuf ketika menghadiri haul ke 30 KH. Hasyim Mino di Pesantren Nurul Qodim Probolinggo, Kamis (10/8/2017)

MONITORDAY.COM – Hasil survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) menyatakan elektabilias pasangan Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno lebih tinggi dibanding Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur.

Survei tersebut mengungkapkan, beberapa faktor yang membantu naiknya elektabilitas pasangan bernomer urut 2 ini adalah faktor petahana sehingga dipersepsi oleh pemilih sebagai calon yang lebih berpengalaman.

Selain itu, faktor persepsi religiusitas yang dilekatkan pada sosok Gus Ipul mampu mengambil hati masyarakat. Apalagi faktor agama adalah rujukan utama untuk memilih Gubernur dan wakil Gubernur (75,4%) disusul oleh faktor kesukuan (40,1%), dan faktor petahana atau pengalaman (30,5). 

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menegaskan, elektabilitas pasangan Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno seharusnya masih bisa diangkat dengan mendongkrak popularitas calon Wakil Gubernurnya.

"Popularitas Puti bisa jadi faktor penting dalam menentukan hasil pilkada. Tapi bila Puti gagal mengangkat popularitasnya maka Khofifah-Emil akan mudah menyusul dan meraih kemenangan," kata Hendri dalam keterangan persnya, Kamis (22/2/2018).

Hendri menambahkan, keunikan kontestasi politik di Jawa Timur adalah pemilih menentukan pilihannya di hari-hari tenang dan bahkan di hari H pemilihan (43,7 persen). Mereka yang menentukan pilihannya di fase akhir pilkada tersebar secara merata sebgai pendukung kedua pasangan calon.

“Kedua pasangan calon harus bekerja keras untuk meyakinkan mereka yang akan menentukan pilihannya di etape akhir pilkada,” imbuhnya.

Sebelumnya, survei KedaiKOPI menyatakan, elektabilitas Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno unggul pada kisaran 53,7 persen dari pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto yang mendapat suara 46,3.

[Suandri Ansah]