Garda Matahari Gelar Aksi Dukung KPU dan Tolak People Power

Garda Matahari Gelar Aksi Dukung KPU dan Tolak People Power

MONITORDAY.COM - Garda Matahari bersama masyarakat kabupaten Indramayu menggelar aksi penggalangan tandatangan dukungan setia konstitusi untuk keutuhan NKIR sekaligus mendukung 100 persen Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menolak 100 persen people power.

Aksi penandatangan dukungan masyarakat Indramayu dilakukan didepan kantor KPU Kabupaten Indramayu, dimaksud meberikan dukungan secara moril kepada KPU agar terus fokus menjalankan tugasnya secara proporsional dan  memberi apresiasi kepada KPU yang sukses menggelar hajatan kontestasi demokrasi terbesar di dunia yang telah terlaksana pada 17 april 2019  dengan jujur, adil, dan demokratis sesuai amanat UU Pemilu.

Koordinator Garda Matahari Ciayumajakuning Jiaul Haq mengungkapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada kinerja KPU yang sudah bekerja siang malam demi mengawal proses hajatan demokrasi terbesar di dunia.

Jiaul mengungkapkan, Garda Matahari bersama masyarakat siap lawan pengacau demokrasi dan perusak NKRI, KPU jangan takut kepada ancaman-ancaman inkonstitusi, makar dan people power oleh oknum yang sengaja bikin gaduh bangsa ini.

"Kami mengajak seluruh masyarakat agar ikut mendinginkan suasana pasca pemilu dengan tidak terlibat menyebarkan berita hoax yang bermaksud mendelegitimasi lembaga penyelenggara Pemilu sehingga menimbulkan kegaduhan publik,” kata Jiaul dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/5/2019).

Jiaul haq merasa perihatin situasi pasca hari pencoblosan karena banyak terjadi gelombang protes terhadap KPU. Termasuk, gugurnya ratusan petugas pemilu yang menjadi perhatian kita bersama. 

kami mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk memberi kepercayaan penuh kepada KPU sebagai institusi penyelenggara Pemilu 2019 yang independen dan kredibel sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

“Jika merasa tidak puas dengan hasil KPU silakan tempuh proses secra konstitusi ke MK, jangan dengan jalan inkonstitusional” pungkasnya.