‘Gebyar Pasar Murah’, Cara Balad Jokowi Sukabumi Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

‘Gebyar Pasar Murah’, Cara Balad Jokowi Sukabumi Bangun Komunikasi dengan Masyarakat
Ketua Balad Jokowi Korda Sukabumi, Asep Munawar/foto: Istimewa.

MONITORDAY.COM  -  Relawan Balad Jokowi terus berupaya melalui program-program yang dibuatnya dalam rangka kampanye memanagkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres yang akan berlangsung April 2019 mendatang.

Pasca-digelarnya Rapat Koordinasi se-Jawa Barat- Banten, Koordinator Pusat Balad Jokowi menginstruksikan seluruh Koordinator Daerah (Korda) untuk segera merealisasikan program yang telah dicanangkan dalam Rakor.

Salah satu Korda yang akan segera menyelenggarakan programnya dalam waktu dekat yaitu Korda balad Jokowi Kabupaten Sukabumi. Tepatnya Sabtu, 19 Januari 2019, Korda yang diketuai oleh Asep Munawar ini akan menggelar acara Gebyar Pasar Murah, bertempat di SMPIT An-Nur, Cibodas, Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Asep mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka untuk membantu meringankan kebutuhan rumah tangga masyarakat setempat. Karenanya, target peserta dari acara ini yaitu ibu-ibu di sekitar daerah tersebut.

“Membatu atau meringankan beban kebutuhan rumah tangga, dan juga untuk mencerdaskan masyakat buat melek bahwa selama ini angapan mereka terhadap pak Jokowi tentang isu-isu negatif bisa berbalik arah kepada hal yang benar atau positif,” kata Asep, kepada monitorday.com, Kamis (17/1).

Asep mengatakan bahwa yang nantinya akan dijual dalam acara pasar murah yaitu sembako, atau kebutuhan rumah tangga sehari-hari seperti beras, minyak, gula, serta teh. DIa berharap masyarakat bisa hadir meramaikan acara tersebut.

“Untuk menarik minat ibu-ibu. Karena dengan adanya pasar murah kemungkinan ibu-ibu cepat respon dan kita lebih mudah untuk mensosialisasikan Balad Jokowi,” tuturnya.

Selain menggalar pasar dengan harga murah, acara itu juga akan diisi dengan pelatihan berwirausaha dengan membuat kue. Asep mengatakan, pelatihan tersebut dimaksudkan agar ibu-ibu di daerah tersebut diajarkan untuk mandiri dengan berwirausaha.

“jadi di wilayah Pelabuhan Ratu kebetulan daerah wisata, jadi kita arahkan para masyarakatnya untuk memulai bisnis kuliner,” pungkasnya.