Hadiri Gebyar Pendidikan di Garut, Mendikbud Pastikan Sekolah Inklusi Mulai Diterapkan Dengan Baik

Hadiri Gebyar Pendidikan di Garut, Mendikbud Pastikan Sekolah Inklusi Mulai Diterapkan Dengan Baik
Mendikbud Muhadjir Effendy, saat bertemu dengan ABK, di acara Gebyar Pendidikan, di Garut, Sabtu (23/3)/foto: dok. kemendikbud.

MONITORDAY.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menghadiri acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang digelar di Pendopo Bupati Garut, Sabtu (23/3). Acara ini dimeriahkan oleh siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-kabupaten Garut.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir berharap agar pendidikan dapat lebih maju di semua jenjang, termasuk pendidikan khusus.

"Mudah-mudahan pendidikan di Jawa Barat akan semakin maju dan tentunya harus didukung oleh daerah atau pemerintah kabupaten/kota," tuturnya, seperti dalam siaran pers Kemendikbud, Minggu (24/3).

Acara Gebyar Dikbud di Kabupaten Garut ini juga diisi dengan pameran produk-produk hasil karya siswa mulai dari TK, SD, SMP, SMK, dan SLB.

Dalam kesempatan itu, pertunjukan angklung yang ditampilkan oleh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menyita perhatian hadirin. Hal ini membuat Muhadjir yakin bahwa pendidikan inklusi harus terus didukung. 

"Kami memastikan pendidikan inklusi di Jawa Barat. Saat ini ada 300-an SLB, dan Insya Allah semua sekolah negeri wajib inklusi," ucapnya.

Sekolah Inklusi merupakan sekolah regular (non-SLB) yang juga melayani pendidikan anak berkebutuhan khusus. Di sekolah reguler, anak-anak berkebutuhan khusus belajar bersama anak-anak normal lainnya, dengan pendampingan guru khusus selama kegiatan belajar mengajar.

Dalam kesempatan itu, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini, juga memberikan hadiah kepada Hendri, siswa SLB yang tampil menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan bahasa isyarat.

Dalam acara ini juga, beragam hadiah seperti sepeda motor, sepeda, dan laptop diberikan kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari Mendikbud, Gubernur, Bupati, dan para pejabat eselon I Kemendikbud.

Turut hadir dalam acara ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bupati Garut, Rudy Gunawan, anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, para pejabat eselon I dan II Kemendikbud, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Totong.

Dalam kesempatan itu, Rudy Gunawan, berharap agar siswa berkebutuhan khusus terus diperhatikan pemerintah.

"Tadi kita sangat terharu melihat penampilan anak-anak kita dari SLB, tentunya nanti akan mendapatkan perhatian dari bapak gubernur, dan saya yakin banyak inovasi dari bapak gubernur untuk SLB yang ada di kabupaten Garut ini," tuturnya.