Haedar Nashir: Milad 110 Jadikan Momentum Tingkatkan Gerak Kemajuan Muhammadiyah

Haedar Nashir: Milad 110 Jadikan Momentum Tingkatkan Gerak Kemajuan Muhammadiyah
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (foto/net).

MONITORDAY.COM - Jumat (9/1), Organisasi Muhammadiyah telah memasuki usia ke 110 tahun dalam hitungan Hijriyah. Pada milad di tahun ini segenap kader dan Pimpinan Muhammadiyah diharapkan agar bermuhasabah untuk meningkatkan gerak kemajuan organisasi yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan itu.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Ia mengatakan, Muhammadiyah saat ini dengan seluruh komponen organisasi di dalamnya telah berkembang pesat dan maju, termasuk amal usahanya. Namun di samping itu, dalam beberapa hal Muhammadiyah ketinggalan atau kalah langkah dari lainnya.

"Dalam Milad hijriyah ke-110 ini penting bagi seluruh anggota, kader, dan lebih-lebih para pimpinan di seganap tingkatan dan lingkungan Persyarikatan bermuhasbah untuk meningkatkan gerak kemajuan Muhammadiyah," tutur Haedar, dikutip dari tulisannya di suaramuhammadiyah.id, Sabtu (10/8).

Dalam momentum ini, Haedar juga menekankan pentingnya para kader dan pimpinan untuk meningkatkan komitmen dan ghirah berkhidmat untuk memajukan Muhammadiyah di masing-masing tempat. "Adakah sudah memberikan pengkhidmatan yang lebih dari tenaga, pikiran, dan ikhtiar dalam memajukan Muhammadiyah," tuturnya.

Haedar menambahkan, Kader Muhammadiyah jangan sampai terlena dalam menghadapi era media sosial. Ia berharap, jangan sampai merasa telah berbuat hanya dengan sibuk bermedsos, sementara tugas-tugas utama memajukan Muhammadiyah tidak tertunaikan dengan maksimal.

"Melalui medsos bahkan harus dikembangkan tabligh alternatif, sehingga produktif, bukan menjadi konsumen lebih-lebih sekadar hal-hal yang kurang bermakna," ujarnya.

"Medsos harus dijadikan media dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan. Lebih dari itu bagaimana melalui langkah-langkah nyata memajukan tabligh, tarjih, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan gerak Muhammadiyah lainnya yang semakin berkemajuan," sambung Haedar. 

Lebih lanjut Haedar kembali menkankan, dalam memasuki usia ke-110 ini, Muhammadiyah jangan seperti genangan danau, yang tampak besar dan indah dari luar, tetapi tidak berubah dan melahirkan perubahan yang berkemajuan. "Kuncinya pada komitmen, ghirah, dan langkah dinamis dari para anggota, kader, dan pimpinannya yang berkemajuan," tandasnya.