Integrasikan Tiga Instansi , Pemprov DKI Berencana Bangun Sistem 'Dokter Perkasa'

Integrasikan Tiga Instansi , Pemprov DKI Berencana Bangun Sistem 'Dokter Perkasa'
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/net

MONITORDAY.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, tengah membangun sebuah sistem yang disebut dengan Dokter Perkasa.

Program tersebut merupakan kepanjangan dari Program Dokumen Terintegrasi Penuh Kasih Sayang.

"Kita memang membangun sebuah sistem yang sudah disusun oleh teman-teman di Dukcapil, yaitu Program Dokumen Terintegrasi Penuh Rasa Kasih Sayang (Dokter Perkasa). Insya Allah program ini pengintegrasian tiga instansi. Dukcapil, Kemudian Dinas Kesehatan, dan BPJS. Sekarang sudah mulai berjalan," ujar Anies di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (4/11/2018).

Program tersebut merupakan sebutan identik bagi Pemprov DKI dalam rangka Gerakan Indonesia Sadar Administrasi sesuai Instruksi Dalam Negeri nomor 470 tahun 2017.

Dimana, di dalamnya masyarakat DKI Jakarta setidaknya harus memiliki tujuh dokumen kependudukan yang saling terintegrasi satu sama lain.

Seperti dokumen NIK, dokumen Kartu Keluarga, Dokumen KTP, Akte Kelahiran, Kartu Identitas Anak, BPJS, serta Kartu Jakarta Lansia dan KJP.

"Jadi kita ingin kebijakan-kebijakan kita nanti dibuat berdasarkan data yang akurat, yang komprehensif. Untuk itu semuanya harus memastikan bahwa di jajaran ikut pada policy pengintegrasian ini. Karena tanpa ikut pada pengintegrasian, nanti jalan-jalan sendiri," kata Anies.

Kendati demikian, Anies mengaku akan segera mencarikan nama yang baru terkait program pengintegrasian administasi tersebut.

Pasalnya, Anies menilai bahwa sebuah nama harus memiliki pesan dan makna sesuai dengan apa yang menjadi dasar tujuan. Tidak sekedar singkatan saja.

"Karena kalau namanya dokter perkasa itu punya asosiasi yang beda. Karena itu namanya nanti disusul," tandasnya.