Kemenpora Harap FKTI Tumbuhkan Karateka Berprestasi dan Berkarakter

Kemenpora Harap FKTI Tumbuhkan Karateka Berprestasi dan Berkarakter
Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga, Kemenpora, Bayu Rahadian saat memberi sambutan dalam acara pelantikan pengurus baru FKTI, di Grand Asrilia hotel, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/7).

MONITORDAY.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap kepada Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) agar dapat menumbuhkan kader-kader yang mempunyai prestasi dan karakter. Hal ini dinilai penting, karena tidak hanya soal juara, tapi juga terkait pembangunan karakter anak bangsa.

Hal tersebut dikatakan oleh Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga, Kemenpora, Bayu Rahadian saat menghadiri acara pelantikan pengurus baru FKTI, pada Sabtu (13/7), di Grand Asrilia hotel, Bandung, Jawa Barat.

"Kami berharap agar agar FKTI bisa produktif, tertib organisasi, program kerjaanya juga baik, dan bisa menumbuhkan karateka berkarakter. Serta juga memiliki prestasi baik nasional maupun internasional," ujar Bayu, dalam kesempatan sambutannya. 

Ia menilai, pembangunan karakter dan mental juara anak bangsa bisa dibangun melalui semangat olahraga. Karena itu Bayu pun mengapresiasi langkah FKTI yang telah proaktif menggelorakan semangat olahraga kepada masyarakat Indonesia.

"FKTI dalam hal ini harus menjadi organisasi yang membangun karakter anak bangsa melalui olahraga. Ia juga menjadi salah satu pihak yang membantu menggelorakan semangat olahraga kepada anak-anak bangsa," ujar dia.

Senada dengan itu, Dewan Pembina FKTI, Aulia Rahman mengatakan, bahwa Karate tidak hanya terkait beladiri, namun juga bagaimana nilai-nilai dalam beladiri Karate itu dapat diterapkan dalam rangka membangun karakter anak bangsa.

"Karate bukan hanya untuk melawan orang, namun juga mendisiplinkan diri, mau kemana kita, apa sebenarnya yang harus dilakukan. Dan nilai-nilai dari Karate kita gunakan dalam rangka membangun bangsa," ujarnya. 

Karena itu, Aulia Rahman berharap kepada pengurus FKTI yang baru agar dapat mengimplementasikan hal tersebut ke dalam kerja-kerja yang dilakukan selama satu periode kedepan. "Pengurus yang baru ini harus menjadi rule model untuk bisa mengimplementasikan Karate sebagai basis membangun karakter bangsa," tegasnya.

Untuk diketahui, selain acara pelantikan, FKTI juga menggelar acara rapat kerja Nasional (Rakernas) selama 13-14 Juli 2019. Dalam acara tersebut dibahas beberapa hal penting terkait program kerja yang akan dilaksanakan oleh pengurus FKTI untuk masa jabatan 2019-2023.