Kementerian PU Targetkan Proyek Bendungan Way di Lampung akan Selesai Akhir Tahun 2019

Kementerian PU Targetkan Proyek Bendungan Way di Lampung akan Selesai Akhir Tahun 2019

MONITORDAY.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan pada periode 2015-2019, yang terdiri dari pembangunan 16 bendungan lanjutan dan 49 bendungan baru untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan bendungan, embung, dan infrastruktur sumber daya air lainnya adalah upaya mencapai ketahanan air dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dilansir dari berita yang tertulis pada website resmi Kementerian PU, Pembangunan bendungan dimulai dengan penandatanganan kontrak antara Kementerian PUPR dengan Penyedia Jasa di Kantor Kementerian PUPR pada Kamis, (22/11/18). Konstruksi bendungan dibagi menjadi dua paket dengan total nilai kontrak Rp. 1,86 triliun.

Paket 1 dikerjakan oleh penyedia jasa konstruksi PT. Wijaya Karya - PT Daya Mulia Turangga - PT Barata Indonesia Kerjasaam Operasi (KSO) yang menggunakan anggaran sebesar Rp 970 miliar.

Paket 2 dikerjakan oleh penyedia jasa konstruksi PT. Nindya Karya – PT Adhi Karya KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp. 898 miliar.

Salah satu bendungan baru yang tengah dikerjakan dalam proyek ini adalah Bendungan Way Sekampung yang berlokasi di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

"Progres fisiknya kini sudah mencapai 42 persen, Insya Allah pada Desember 2019 kita bisa selesaikan, lebih dini dari target semula pada 2020," ujar Menteri PUPR Basuki saat meninjau proyek Bendungan Way Sekampung dalam keterangannya, Jumat (23/11).

Bendungan Way Sekampung memiliki kapasitas tampung 68 juta m3 yang akan dimanfaatkan menambah areal irigasi seluas 15 ribu hektar menjadi total seluas 70 ribu hektar sehingga meningkatkan intensitas tanam menjadi 260 persen terutama untuk Kabupaten Pringsewu.