Kerja Keras Berbuah Hasil, Indonesia Berjaya di World Skill Asia 2018

Kerja Keras Berbuah Hasil, Indonesia Berjaya di World Skill Asia 2018
Para peserta delegasi Indonesia yang tampil di ajang World Skill Asia 2018, di Abu Dhabi/Foto: istimewa.

MONITORDAY.COM - Para Delegasi Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa dalam ajang bergengsi Worldskills Asia (WSA) 2018. kompetitor Indonesia yang terdiri dari lulusan SMK membawa pulang 6 Medali Emas dan 3 Perak pada ajang yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab itu.

Medali emas diraih antara lain oleh Luki Centuri untuk bidang lomba Web, Firli Rizki untuk bidang lomba Electrical Installation, Hengky Sanjaya untuk bidang lomba IT Software Solution for Business, Isnaeni Wulandari untuk bidang lomba Fashion Technology, serta A.Nur Fatkhul Cholbi untuk bidang lomba Refrigeration and Air Conditioning.

Sementara medali perak dipersembahkan oleh Salyan Alqosomi untuk bidang lomba Welding; Mustaqim untuk bidang lomba Automobile Technology dan M. Khairul Abdulloh untuk bidang lomba Electronics.

Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMK, Nur Widyani mengucap syukur karena capaian tersebut melebihi yang ditargetkan. Ia mengatakan, hal ini merupakan buah dari kerja keras banyak pihak baik peserta maupun pelatih yang telah mempersiapkan untuk kompetisi ini dengan matang.

"Tentu kami sangat bersyukur atas pencapaian prestasi yang diluar dugaan ini, semula kami hanya menargetkan 2 emas, 5 perak dan 3 perunggu, namun ternyata memperoleh 6 medali emas, 3 medali perak," kata Dia, dalam keterangan tertulisnya kepada monitorday.com, Minggu (2/12).

"Semangat anak-anak yang membuat pencapaian ini. mereka berlatih setiap hari sejak 3 bulan yang lalu, dan dibimbing oleh para expert dari industri dan Perguruan Tinggi," tambahnya.

Para peserta dari Indonesia dalam ajang yang diikuti oleh perwakilan dari 19 negara ini merupakan lulusan dari SMKN 3 Boyolangu, SMKN 2 Kendal, SMKN 4 Surakarta, SMKN Bandung, SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Kota Serang, SMKN 2 Sukohardjo, SMKN PGRI 3 Malang dan SMKN Immanuel. 

Direktorat Pembinaan SMK dalam hal ini bekerjasama dengan P4TK BOE Malang dan mitra sponsor dari Pusat Pelatihan Garmen Bandung, UNIKOM, PT. Aditama Karsa, PT. INTI, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja, OTO Flash Jakarta, PT. Astra Daihatsu Motor dan Universitas Bina Nusantara. Pelatihan yang dilakukan oleh institusi partner mengacu pada standart kompetensi internasional. 

"Pembinaan akan terus dilakukan bersama-sama dengan mitra dari industri akan terus diperluas agar anak-anak mencapai standar industri," kata Nur Widyani.

WSA adalah ajang kompetisi yang diselenggarakan 2 tahun sekali dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing ASIA dan meningkatkan persaudaraan di antara negara-negara ASIA. 

WSA yang pertama di tahun 2018 ini kompetisinya dilaksanakan mulai tanggal 24 November sampai dengan tanggal 29 November, dan malam penganugerahan pemenang sekaligus penutupan dilaksanakan pada tanggal 30 November 2018. 

diikuti oleh 19 negara yang terdiri dari Taiwan, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Indonesia, Oman, Arab Saudi, Malaysia, Kuwait, Mesir, Russia, Belarus, Barbados, Jerman, India, Belgia, Amerika Serikat, Finlandia dan Brazil, dengan total 17 bidang lomba. 

Sedangkan bidang lomba yang diikuti oleh Indonesia adalah Fashion Technology, IT Network Systems Administration, Welding, Electrical Installation, Electronic, Refrigeration and AC, Automobile Technology, Car Painting, Web Design, IT Software Solution for Business.