Keterserapan Lulusan SMK ke Dunia Kerja Semakin Meningkat

Keterserapan Lulusan SMK ke Dunia Kerja Semakin Meningkat
Mendikbud Muhadjir Effendy/foto dok. kemendikbud.go.id

MONITORDAY.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke dunia kerja, semakin tahun kian meningkat. Hal ini dikarenakan Kemendikbud selalu melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas agar para lulusannya banyak yang terserap di dunia kerja.

"Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja pada bidang tertentu. Lantaran itulah, pemerintah terus melakukan sejumlah perbaikan dan penataan SMK di Tanah Air," kata Muhadjir, di Jakarta, Kamis (8/11).

Berdasarkan data satuan kerja nasional (Sakernas) periode 2014 hingga 2018, Muhadjir Mengungkapkan, partisipasi kerja lulusan SMK pada Agustus maupun Februari selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Jika pada Agustus 2015, tercatat angka partisipasi kerja lulusan SMK berada di angka 10.837 maka pada Agustus 2018 berada di angka 13.682 jiwa.

"Sementara penghitungan pada Februari 2015, jumlahnya juga terus naik hingga pada Februari 2018. Dari angka partisipasi kerja lulusan SMK 11.800 menjadi sebesar 14.545 jiwa," imbuhnya.

Seiring dengan itu, kata Muhadjir, tingkat pengangguran terbuka pun terus menurun bagi lulusan SMK. Tercatat, jika pada 2016 sebesar 9,84 persen, pada 2018 menjadi 8,92 persen. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari kuatnya komitmen pemerintah untuk mengurangi pengangguran. 

"Termasuk melalui Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia," tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Upaya pemerintah dalam mewujudkan hal ini juga dengan merealisasikan program revitalisasi SMK. Seperti melakukan penyelerasan kurikulum serta melakukan inovasi pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga pendidik. Selain itu, adanya upaya untuk meningkatkan kerja sama antara sekolah dengan dunia usaha, industri, serta perguruan tinggi.