Lantik Pejabat Eselon II Dan III, Menkeu Berpesan Untuk Kerja Sepenuh Hati

Lantik Pejabat Eselon II Dan III, Menkeu Berpesan Untuk Kerja Sepenuh Hati
Foto: Istimewa

MONITORDAY.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati melantik dua orang Pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), yaitu Ria Sartika Azahari sebagai Direktur Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah serta Lisbon Sirait sebagai Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, di Auditorium Chakti Buddhi Bakti III, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (27/3).

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga melantik 30 orang pejabat eselon III, yaitu 9 orang pejabat Sekretariat Jenderal (Setjen); 12 orang pejabat DJPK; 6 orang pejabat Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR); dan 3 orang pejabat Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).

Kepada para pejabat yang dilantik, Menteri Sri Mulyani berpesan agar mampu memimpin, mengorganisir, menginspirasi, dan memotivasi pegawai di bawahnya. Menkeu juga berharap, mereka dapat menunjukkan kecintaan kepada NKRI dengan cara bekerja sepenuh hati dan mengukir prestasi sebaik-baiknya.

“Saya ingin sekali lagi mengingatkan, kerjalah sepenuh hati, berikan yang terbaik. Ukir prestasi, itu adalah cara satu-satunya Anda untuk menunjukkan bahwa Anda cinta dan setia kepada Negara Republik Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Republik Indonesia dengan berprestasi baik,” ujar Menkeu dalam keterangan tertulisnya.

Kepada pejabat eselon III di DJPPR, Menkeu berharap agar mereka mampu menjaga risiko kemampuan pembiayaan keuangan negara di tengah lingkungan yang dinamis dan meningkatkan pendalaman obligasi negara.

Selanjutnya, Menkeu ingin pejabat eselon III Setjen terus melakukan pembinaan sumber daya manusia, memperhatikan struktur organisasi yang efektif dan efisien, serta menjaga reputasi Kemenkeu agar mampu menjalankan nilai yang baik dan menjadi prime mover bagi organisasi.

Terakhir, bagi pejabat di BPPK, Menkeu berharap agar kemajuan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta mampu meningkatan kapasitas dan peranan para pegawai Kemenkeu.

"Sebagai Corporate University milik Kemenkeu, BPPK harus bisa menjadi alat strategis bagi Kemenkeu dalam mencapai visi dan misinya," tutupnya.