Lazismu Buka Posko Layanan Kesehatan Gratis Bagi Peserta Silatnas 1 Abad Hizbul Wathan

Lazismu Buka Posko Layanan Kesehatan Gratis Bagi Peserta Silatnas 1 Abad Hizbul Wathan
Layanan Kesehatan Lazismu

MONITORDAY.COM - Kwartir kepanduan Muhammadiyah se-Indonesia memadati kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur guna mengikuti kegiatan Perkemahan dan Silatnas 1 Abad Hizbul Wathan, yang berlangsung pada 18 – 22 Desember 2018. 

Kegiatan 1 Abad Gerakan kepanduan Hizbul Wathan ini mengusung tema “Peran Serta Pandu Hizbul Wathan yang Mandiri, Berkarakter dan Berkemajuan dalam menjaga NKRI”.

Dalam kegiatan tersebut, panitia Silatnas 1 Abad Pandu Hizbul Wathan (HW) bersinergi dengan Lazismu dalam memfasilitasi layanan kesehatan peserta selama empat hari dengan melibatkan partisipasi tim medis dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ). 

Tim kesehatan ini memulai tugasnya lebih awal, kata Falhan Nian Akbar selaku penangung jawab dari Lazismu. “Tim medis disiapkan untuk meminimalisir peserta yang mengalami risiko sakit selama acara berlangsung,” katanya. 

Dia menerangkan pada malam harinya, saat hari pertama posko layanan kesehatan ini dibuka, ada banyak peserta yang kondisi kesehatannya menurun. “Mereka semua langsung ditangani tim medis untuk mendapat tindakan segera,” tuturnya. 

Dari pihak Lazismu untuk kegiatan ini telah menyiapkan tim medis dengan jadwal pagi dan malam yang terdiri dari dua tim medis. 

“Pagi hari di mulau pukul 07.00 – 16.00 WIB, berikutnya 16.00 – 07.00 WIB. Obat-obatan sepenuhnya disediakan Lazismu lengkap dengan apoteker," imbuhnya.

Salah satu dokter yang bertugas, dokter Fara Fariha dari RSIJ Sukapura, mengatakan sejak pagi hingga Kamis sore (20/12/2018), para peserta yang sakit mengalami penurunan energi. Fara mengatakan kebanyakan dari mereka mengalami kelelahan dan cuaca yang tidak bersahabat terutama saat hujan turun. Mereka mengalami pusing, gatal-gatal karena alergi, radang, dan batuk.

Muhammad Hasbii dari Kwartir Bogor, Jawa Barat, misalnya, ia menderita gatal-gatal di sekitar leher yang memerah. “Badan saya gatal-gatal dokter tolong saya diberi tindakan,” katanya diantar oleh pembinanya saat di Posko Kesehatan.

Berbeda dengan M. Fauzul asal Sulawesi Selatan, matanya membengkak. “Kata dokter ini bintitan bisa disebabkan karena alergi,” tuturnya. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, menjelang malam hari beberapa peserta memanfaatkan layanan kesehatan program Indonesia Mobile Clinic milik Lazismu. Syahrul Amsari selaku Koordinator Penyedia Layanan Kesehatan IMC, mengatakan keberadaan IMC di sini memang untuk memfasilitasi peserta. 

Tim Medis telah disiapkan dari RSIJ Sukapura, RSIJ Pondok Kopi dan RSIJ Cempaka Putih yang akan stand by secara bergantian melayani kesehatan peserta secara gratis, jelasnya. 

Muhammad Noval dari Kwartir Banjar, Kalimatan Selatan, mengaku senang dengan adanya layanan kesehatan ini. “Terima kasih Lazismu untuk layanan ini di acara Silatnas 1 Abad Hizbul Wathan, sungguh sangat membantu.  Hal senada diungkapkan Lia Amalia dari Kwartir Tasikmalaya, dirinya dan kawan-kawannya sangat senang dengan keberadaan pengobatan gratis yang disediakan Lazismu.