Lulusan SMK Dulang Emas dan Perak di Ajang WSA 2018, Hamid Muhammad: Mereka Masa Depan Indonesia

Lulusan SMK Dulang Emas dan Perak di Ajang WSA 2018, Hamid Muhammad: Mereka Masa Depan Indonesia
Para delegasi WSA 2018 saat disambut oleh Kemendikbud RI.

MONITORDAY.COM - Indonesia berhasil meraih predikat terbaik dalam ajang Worldskills Asia (WSA) 2018, yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 24 November-29 November 2018. Para delegasi WSA yang mengharumkan Indonesia tersebut merupakan lulusan SMK yang meraih 6 emas, dan 3 perak.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan para lulusan dari berbagai sekolah kejuruan di ajang 2 tahunan tersebut. Menurutnya, ini sangat membanggakan dan di luar target yang ditetapkan.

“Saya bangga dan memberikan penghargaan atas prestasi siswa SMK di WSA 2018 ini yang melampaui target yang ditetapkan. SMK memang BISA, SMK betul-betul HEBAT,” tutur Hamid Muhammad.

Atas keberhasilan tersebut, Hamid Muhammad juga percaya, bila anggapan selama ini bahwa lulusan SMK jadi penyumbang pengangguran bisa terbantahkan. Kata dia, mereka justru adalah masa depan Indonesia (lulusan SMK).

“Apa yang mereka raih di ajang WSA 2018, sesungguhnya telah membuktikan, Jika mereka (lulusan SMK) adalah masa depan Indonesia,” ujarnya.

Penanggungjawab delegasi Indonesia, Nur Widyani, menuturkan, jika sukes delegasi Indonesia meraih emas dan perak ini merupakan buah dari kerja keras dalam proses penyiapan kompetitor WSA tahun 2018. Kata dia, penyiapan ini dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan SMK bekerjasama dengan P4TK BOE Malang dan mitra sponsor.

“Penyiapan competitor dilakukan oleh Direktorat Pembinaan SMK bekerjasama dengan P4TK BOE Malang dan mitra sponsos dari Pusat Pelatihan Garmen bandung, Unikom, PT Aditama Karsa, PT. Inti, Balai Pengembangan Latihan Kerja, OTO Flash Jakarta, PT Astra Daihatsu Motor dan Universitas Bina Nusantara,” ujarnya.

Nur Widyani juga menuturkan, jika pelatihan dilakukan oleh institusi partner yang mengacu pada standart kompetensi internasional. “Pelatihan dilakukan oleh institusi partner mengacu pada standart kompetensi internasional,” tutur Nur Widyani.

Seperti diketahui, Wordlskills Asia diikuti oleh 19 negara yang terdiri dari Taiwan, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Indonesia, Oman, Arab Saudi, Malaysia, Kuwait, Mesir, Russia, Belarus, Barbados, Jerman, India, Belgia, Amerika Serikat, Finlandia dan Brazil, dengan total 17 bidang lomba.

Para delegasi dari Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa dan SMK dalam ajang bergengsi Worldskills Asia (WSA) 2018 yang berhasil meraih emas, adalah: Luki Centuri untuk bidang lomba Web Design; Firli Rizki untuk bidang lomba Electrical Instalation; Rizki Muhammad untuk bidang lomba IT Network System Administration; Hengky Sanjaya untuk bidang lomba IT Software Solution for Business; Isnaeni Wulandari untuk bidang lomba Fashion Technology; A. Nur Fatkhul Cholbi untuk bidang lomba Refrigeration and Air Conditioning.

Sementara untuk para delegasi yang membawa pulang medali perak di ajang WSA 2018 adalah: Salyan Alqosomi untuk bidang lomba Welding; Mustaqim untuk bidang lomba Automobile Teknology; M. Khairul Abdullah untuk bidang lomba Electronics.

Para delegasi Indonesia untuk WSA ini adalah lulusan SMKN 3 Boyolangu, SMKN 2 Kendal, SMKN Surakarta, SMKN Bandung, SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Kota Serang, SMKN 2 Sukoharjo, SMKN PGRI Malang, dan SMKN Immanuel.