Perbatasan Kashmir Memanas Setelah India Kirim Ribuan Tentara

Perbatasan Kashmir Memanas Setelah India Kirim Ribuan Tentara
Tentara India (Fhoto/Net)

MONITORDAY.COM - Negara bagian di India bagian utara, Khasmir semakin memanas setelah otoritas India pada Minggu (28/7/2019), mengerahkan tentara sebanyak 10.000 ke wilayah perbatasan yang disengketakan.

Pengarahan tentara tersebut merupakan langkah rutin bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan.

Sekitar 500.000 tentara telah di utus pemerintah India di wilayah Himalaya, yang telah terbagi dengan Pakistan sejak 1947.

Beberapa tahun terakhir, penduduk setempat mulai merasa cemas akan kehilangan hak-hak istimewa mereka setelah Mahkamah Agung India, pada tahun lalu, mulai mendengarkan kasus yang menantang ketentuan konstitusional.

Dillbagh Singh, Direktur Jenderal Polisi Kashmir mengungkapkan pasukan tersebut telah bekerja terus. Ia menyampaikan beberapa kendala karena tentara tersebut harus cuti dan pelatihan diluar.

"Pasukan itu telah bekerja terus menerus selama tujuh bulan. Beberapa harus cuti dan beberapa dikirim untuk pelatihan di luar," kata Dilbagh Singh, kepada AFP.

Menurut Dilbagh Singh, telah berupaya menambah personel sebanyak 20.000 atau lebih untuk menjaga kemungkinan terjadi aksi protes.

"Kami telah meminta untuk 20.000 tentara, mungkin lebih banyak yang akan datang," lanjutnya.

Wilayah Kashmir yang dikuasai India telah dibawa di bawah pemerintahan langsung New Delhi sejak Juni 2018, menyusul Partai Bharatiya Janata (BJP) yang menarik dukungan untuk mitra lokalnya dan membubarkan pemerintah lokal terpilih.