Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Bahas 4 Agenda Penting

Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Bahas 4 Agenda Penting
logo pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia


MONITORDAY.COM -  Rangkaian acara pertemuan tahunan atau Annual Meeting IMF-World Bank sudah dimulai hari ini. Lokasi acara di Nusa Dua Bali sudah dipadati peserta dari berbagai negara. Diperkirakan tak kurang dari 34.000 peserta akan mengikuti acara ini. Kesibukan Bali sebagai tuan rumah sudah tampak dalam beberapa hari terakhir.

Besarnya acara ini memberikan konsekuensi pada anggaran yang harus dikucurkan untuk pembangunan infrastruktur dan penyelenggaraan kegiatan. Rp 855,5 Milyar dianggarkan untuk kegiatan ini. Namun, pemerintah berniat melakukan efisiensi sehingga diprediksi hanya Rp 566 Milyar yang akan direalisasikan.  

Salah satu sumber berita penting yang diburu awak media adalah Ketua Task Force Bank Indonesia untuk IMF-World Bank Annual Meetings 2018 di Bali Peter Jacobs. Dari Peter diperoleh  kepastian bahwa Gubernur The Fed Jerome Powell akan hadir di acara ini.  Dari negara yang relatif kecil pun berpartisipasi dalam Pertemuan ini. Gubernur Bank Central Trinidad and Tobago pun akan ada dalam acara akbar ini.

Managing Director IMF Christine Lagarde juga menjadi salah satu tokoh penting dalam acara ini. IMF memiliki peran yang sangat besar dalam memelihara stabilitas moneter dunia. Dana Moneter Internasional ini merupakan lembaga yang mendorong stabilitas keuangan internasional dan kerjasama moneter. IMF juga memfasilitasi perdagangan internasional, mendorong perluasan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta membantu mengurangi kemiskinan global. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada 189 negara anggotanya

"Beberapa meeting sudah mulai tanggal 8 Oktober dan makin lama makin banyak. Meeting itu 10-13 Oktober. Paling banyak tanggal itu. Tapi IMF meeting dibuka tgl 11 Oktober 2018," kata Peter di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Bali, Senin (8/10/2018) sebagaimana dikutip liputan6.com.  

Sementara itu acara puncak akan dimulai tanggal 11 Oktober 2018. Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri pertemuan ini sekaligus membukanya pada 11-12 Oktober 2018.  Empat isu penting dalam pertemuan tahunan ini sangat strategis, antara lain : penguatan International Monetary System (IMS), perkembangan ekonomi digital dipengaruhi oleh berbagai risiko, pembahasan mengenai bagaimana solusi kebutuhan pembeiayaan infrastruktur di negara berkembang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dan ekonomi-keuangan syariah.