Relawan Jokowi Tolak RUU Permusikan

Relawan Jokowi Tolak RUU Permusikan
Relawan Bidadari Jokowi saat deklarasi dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (6/2)/foto: istimewa

MONITORDAY.COM - Relawan Bidadari Jokowi menyatakan dengan tegas menolak RUU Permusikan. Penolakan ini disampaikan Bidadari Jokowi saat deklarasi dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Deklarasi digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (6/2).

Ketua Relawan Bidadari Jokowi, Linda Kartika, mengungkapkan alasannya menolak RUU Permusikan. Dia menilai RUU tersebut akan menghambat kebebasan kareasi para musisi, serta juga bertolak belakang dengan kebijakan presiden.

"Kami menolak lahirnya RUU Permusikan yang diinisiasi F-PAN. Karena akan menghambat proses kreativitas. Ini sangat bertolak belakang dengan semangat pemerintah Jokowi yang mendorong perkembangan industri kreatif, terutama industri musik," tutur Linda, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (7/2).

Linda mengatakan bahwa RUU Permusikan menyimpan banyak masalah fundamental. Di antaranya menghambat dukungan perkembangan proses kreasi, merepresi para pekerja musik, dan dikhawatirkan akan tumpang-tindih dengan UU Hak Cipta, UU Serah-Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, serta UU ITE.

"Sekali lagi, tolak RUU Permusikan karena bertolak belakang dengan semangat kemajuan budaya Indonesia," tegasnya.

Penolakan ini mendapat dukungan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Maman Imanulhaq, selaku Direktur TKN, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan sepakat bahwa RUU tersebut bakal menghambat kerja kreatif para musisi.

"TKN mendukung organ relawan Bidadari Jokowi yang menolak RUU Permusikan karena berpotensi menghambat perkembangan musik Indonesia. Bahkan merepresi para pekerja musik," ujarnya.

Maman mengatakan, RUU Permusikan tidak sejalan dengan kebijan presiden sendiri yang telah berkomitmen terhadap perkembangan musik Indonesia. Jokowi disebutnya selalu mendorong para musisi lebih maju lagi. 

"Untuk membuat target dan peta jalan bagi pemerintah dan para pelaku industri musik agar musik nasional berkembang lebih maju," tandasnya.