Saloka Theme Park Resmi Dibuka, Pariwisata Jawa Tengah Diyakini Semakin Menarik

Saloka Theme Park Resmi Dibuka, Pariwisata Jawa Tengah Diyakini Semakin Menarik
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya Saat Meresmikan Saloka Theme Park di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (22/06/2019)

MONITORDAY.COM - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meresmikan taman rekreasi Saloka Theme Park di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (22/06/2019).

Menteri Arief meyakini taman rekreasi keluarga terbesar di Jawa Tengah ini akan memperkuat dan membuat sektor pariwisata Jawa Tengah semakin menarik.

“Jateng paling beruntung dibanding provinsi lain karena akan ada 3 bandara internasional yaitu di Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Dengan tiga ini akan menjadikan Jateng sebagai destinasi utama kelas dunia," ujar Menteri Arief dikutip dalam siaran persnya (24/06/2019).

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendukung industri dan pihak swasta untuk mengembangkan potensi wisata daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam pembukaan tersebut di antaranya Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Noegroho Rachmadi, Pangdam IV/Diponegoro Mochamad Effendi, Bupati Semarang Mundjirin, dan Wakil Walikota Semarang Hevearita G. Rahayu.

Sementara itu, Bupati Semarang, Mundjirin mengatakan, selama ini Kabupaten Semarang hidup dari industri pertanian dan pariwisata. Letaknya pun strategis diantara Joglosemar (Jogjakarta, Solo, Semarang).

“Kita berharap Saloka bisa semakin menghidupkan pariwisata Kabupaten Semarang. Apalagi Saloka memanfaatkan SDM lokal. Mudah-mudahan Saloka semakin besar dan terus berkembang," ujarnya.

Peresmian Saloka Theme Park ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya yang didampingi oleh Direktur Utama Saloka Theme Park David Santosa Prasetyo, dan Komisaris Saloka Theme Park Ary Prasetyo.

Saloka Theme Park berlokasi di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Terletak di sekitar danau Rawa Pening dan kaki Gunung Telomoyo, berjarak 40 km dari Semarang dan 60 km dari Solo.