Diduga Terafiliasi ISIS, Singapura Amankan Dua Warganya

Diduga Terafiliasi ISIS, Singapura Amankan Dua Warganya
Ilustrasi

MONITORDAY.COM - Dua warga Singapura yang hendak menuju ke Suriah diamankan. Kedua orang tersebut diduga akan bergabung dengan kelompok teroris ISIS.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Singapura, kedua orang tersebut telah mengamankan KHN
(36) dan SS (47). Tersangka ditahan secara terpisah dalam dua kasus berbeda.

Mereka ditahan tanpa pengadilan di bawah Undang-Undang Keamanan Negara yang keras, undang-undang Singapura tersebut memungkinkan negara untuk menahan seseorang tanpa pengadilan hingga dua tahun.

Kasus terkait warganya bergabung ISIS masih hangat di Singapura, Pemerintah akan menindak orang-orang yang diduga mendukung kelompok Radikal atau berencana bergabung dengan ISIS.

"Hasiil investigasi menetapkan bahwa mereka diradikalisasi dan telah menaruh niat untuk menuju Suriah dan bergabung dengan kelompok teroris ISIS," kata kementerian Dalam Negri Singapura dikutip dari Kompas.com (27/07).

Ada sejumlah kasus yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir di Singapura.

Pada bulan Februari, pihak berwenang mengatakan bahwa seorang pengusaha Singapura diduga telah memberikan dukungan kepada seorang militan ISIS asal Malaysia di Suriah, telah ditangkap.

Sebelumnya pada Januari yang lalu, seorang pria pengangguran berusia 40 tahun juga ditahan setelah hasil investigasi menemukan bahwa dia telah teradikalisasi dan bermaksud melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok radikal.