Siswa Berseragam Pramuka Teriak “Ganti Presiden”, Syaifullah Yusuf Minta Kwarnas Pramuka Selidiki dan Proses Hukum

Siswa Berseragam Pramuka Teriak “Ganti Presiden”, Syaifullah Yusuf Minta Kwarnas Pramuka Selidiki dan Proses Hukum
Syaifullah Yusuf / Net

MONITORDAY.COM -  Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melalui akun Twitternya, @GusIpul_ID. Dia memprotes keras video yang mempertontonkan sejumlah siswa berpakaian pramuka meneriakan “ganti presiden”.

"Saya protes keras terhadap video yang sengaja mempolitisasi Pramuka dan membawa anak-anak ke politik praktis," kata mantan wakil gubernur Jawa Timur, Gus Ipul melalui akun pribadi tersebut, beberapa jam yang lalu.

Gus Ipul pun mendesak Kwarnas Pramuka untuk segera memproses video tersebut secara hukum. Dia juga meminta pihak yang bersangkutan yang membuat video untuk segera bertanggungjawab dan segera meminta maaf.

Dalam video berdurasi 20 detik tersebut memperlihatkan sejumlah siswa berseragam Pramuka diajak menyerukan yel-yel 2019 ganti presiden.

Di awal video, seorang lelaki dalam video tersebut mengangkat satu tangan kanannya dan menyerukan takbir, lalu diikuti oleh para siswa. Setelah itu lelaki itu berseru, 2019. Sontak para siswa menjawabnya "ganti presiden" dengan mengangkat tangan kanan mereka.

Tidak cukup sekali, lelaki itu pun mengulanginya dengan menyebutkan 2019 dan dijawab oleh para siswa "ganti presiden".

 

Saya protes keras thp video yg sengaja mempolitisasi Pramuka & membawa anak2 ke politik praktis.
Kpd siapapun yang sengaja membuatnya harus mempertanggungjawabkan dan segera meminta maaf.
Kepada Ka @kwarnas mohon segera memproses scr hukum.
Saifullah Yusuf
KaKwarda Pramuka Jatim pic.twitter.com/7kL57gwNXj

— Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (@GusIpul_ID) 14 October 2018