Siswa Turki Belajar Rahasia di Balik Naga Game of Thrones

Siswa Turki Belajar Rahasia di Balik Naga Game of Thrones
Di Balik Naga Game of Thrones
Siswa Turki Belajar Rahasia di Balik Naga Game of Thrones

MONITORDAY – Jumat (21/9/2018), siswa Okutan Koleji, sebuah sekolah di Istanbul, Turki, kedatangan tamu istimewa dari Jerman, yang tidak lain adalah Thomas Kutschera, pembuat animasi naga yang ada pada serial Game of Thrones. Kunjungan tersebut diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara Master Class yang ada di Universal Kids Film Festival, sebuah festival film anak-anak tahunan yang diadakan di Turki setiap bulan September. Tahun ini, Universal Kids Film Festival memasuki tahun ke-6 dan berlangsung tanggal 20-24 September 2018 di Tuzla, Istanbul, Turki.

Di hadapan para siswa, Thomas membagikan proses kreatif pembuatan naga pada Game of Thrones dari titik awal, yaitu mencari referensi melalui binatang-binatang lain yang punya  karakteristik mirip dengan naga, karena naga merupakan binatang fantasi. Binatang-binatang yang digunakan sebagai contoh pembuatan naga tersebut adalah kadal dan ular. Selain itu, referensi dari pengeksekusian sebuah naga dari berbagai film juga dibutuhkan.

Semua proses pembuatan naga di Game of Thrones dilakukan dalam bentuk digital. Untuk membuat model naganya, struktur tulang dari berbagai binatang pun ditelaah. Sembari membuat desain, Thomas dan tim juga mengonsultasikan desain tersebut kepada sutradara dari serial Game of Thrones, agar fitur dari naga itu menjadi lebih detail.

Setelah desain naga selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat animasi atau gerakan-gerakan dari naga tersebut. Tidak hanya gerakan, ternyata raut wajah atau ekspresi dari naganya juga harus sesuai, lho!

Seiring berjalannya serial Game of Thrones, naga yang ada tumbuh semakin besar di tiap season. Di season pertama, naga tersebut hanya memiliki panjang kurang dari satu meter dan di season ketujuh, panjang naga yang ada sudah melebihi 30 meter.

“Ini adalah pertama kalinya saya melakukan presentasi dengan antusias begitu besar, hingga (para siswa) meminta saya untuk menandatangani lengan mereka,” ujar Thomas, menanggapi reaksi dan antusiasme siswa Okutan Koleji.

Selain Thomas, ada Galina Pangilinan, desainer kostum untuk film. Ada pula Elena Sachuk, pelukis dari Rusia. Keduanya ikut membagikan proses kreatif dan kontribusi mereka di dunia perfilman kepada para siswa di Okutan Koleji. [MFK]